Benefit Perusahaan Meningkat dengan Studi Ergonomi

Ditulis oleh Istianah Muslim (2511204204)_Mahasiswa Pascasarjarna Teknik Industri – ITS

apligo 1Pada dasarnya, target bisnis dan sasaran strategis setiap perusahaan mengacu pada pencapaian produktivitas yang tinggi, di mana perusahaan mengharapkan keuntungan perusahaan yang maksimal dengan biaya yang dikeluarkan sangat minimal. Kondisi ini memaksa perusahaan untuk memberdayakan keterlibatan semua sumber daya yang dimiliki secara maksimal dengan batasan bahwa biaya yang dikeluarkan sangat sedikit. Dampak negatif dari kondisi ini adalah ditemukannnya berbagai macam keluhan karyawan mengenai kondisi kerja dan sistem kerja sehingga ditemukan keluhan sakit pada punggung  dan anggota tubuh lainnya yang mengakibatkan karyawan absen bekerja karena dalam proses pengobatan. Selain itu, jumlah kecelakaan kerja meningkat mengakibatkan sejumlah kasus seperti patah tulang, cidera dan meninggal dunia. Akibatnya, perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk pengobatan karyawan, dana santunan untuk korban kecelakaan kerja, produktivitas menurun karena banyaknya karyawan yang absen, dan biaya lainnya yang jumlah pengeluarannya sangat besar.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Emile Tompa, Roman Dolinschi, Julianne Natale pada tahun 2013 yaitu penelitian mengenai keterlibatan makroergonomi di dalam evaluasi keuangan pada perusahaan tekstil, menjelaskan bahwa implementasi ergonomi di dalam perusahaan dapat meningkatkan keuntungan perusahaan, mengurangi angka kecelakaan kerja, cidera punggung, dan absensi karyawan. Penelitian tersebut dilakukan dengan melibatkan 300 karyawan termasuk bagian top management. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan training dengan konsep penerapan ergonomi, perbaikan sistem kerja yang dilakukan dalam kurun waktu 4 tahun mulai dari tahap evaluasi, proses perbaikan sistem, dan implementasi.

Pada awalnya manajemen tidak begitu antusias terhadap penelitian tersebut, karena perusahaan harus mengeluarkan biaya sebesar $34,596.94 untuk membayar tim ahli ergonomi selama penelitian dilaksanakan, kehilangan produksi sebesar $273.25 karena proses produksi berhenti selama training dilaksanakan, dan investasi untuk pembelian material dengan total keseluruhan biaya $65,787. Akan tetapi, setelah implementasi dilakukan selama kurun waktu 2 tahun, perusahaan memperoleh keuntungan sebesar $360,614. Hal ini disebabkan karena penerapan ergonomi di dalam perusahaan tersebut mampu mengurangi pekerja yang absen, kasus kecelakaan kerja, komplain dari karyawan, cidera punggung, sehingga perusahaan tidak mengeluarkan biaya lagi untuk permasalahan tersebut. Akhirnya, perusahaan memperoleh keuntungan yang besar dan karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut dapat bekerja dengan nyaman, aman dan sehat.

Referensi: Tompa, Emile., Roman Dolinschi, Julianne Natale. 2013. Economic Evaluation of A Parcipatory Ergonomics Intervention in a Textile Plant. Applied Ergonomics 44 (2013) 480 – 487.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s