Human Reliability in Man-Machine Systems

Disusun Oleh : Byra Putra P (Mahasiswa Teknik Industri ITS)

3.11Manusia memegang peran penting dalam sebuah man-machine system karena manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan mesin-mesin yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan manusia. Dalam mengoperasikan mesin-mesin tersebut, keandalan manusia perlu diukur. Keandalan adalah kemampuan manusia untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Pengukuran ini dibagi dalam dua analisa; kuantitatif dan kualitatif. Analisa kuantitatif digunakan untuk menghitung nilai keandalan dalam bentuk probabilitas dan analisa kualitatif digunakan untuk menggali elemen-elemen penting dalam tahap awal pengukuran.

Human Reliability Assessment (HRA) adalah salah satu disiplin ilmu dari keandalan yang mempelajari tentang keseluruhan kinerja manusia dalam melakukan suatu operasi. Banyak metode HRA telah dikembangkan untuk penggunaan di dalam berbagai macam industri. Saat ini, ada sekitar 50 metode pendekatan HRA dan setiap metode memiliki perbedaan di beberapa aspek. Umumnya, metode pendekatan HRA menghitung probabilitas human error untuk sebuah tugas tertentu sambil memperhatikan pengaruh dari faktor-faktor pembentuk kinerja.

Dalam perkembangannya, HRA generasi pertama menggunakan taksonomi kesalahan yang sederhana. Metode HRA generasi pertama digunakan untuk memprediksi dan mengkuantitatifkan human error. Suatu kegiatan akan dipecah dalam beberapa komponen dan mempertimbangkan efek-efek perubahan faktor yang dapat terjadi, seperti waktu, desain peralatan, dan tekanan. Analisa komponen-komponen ini akan menentukan potensi dari human error yang dapat terjadi. Metode generasi pertama yang banyak dipakai adalah THERP (Technique for Human Error rate Prediction) dan HEART (Human Error Assessment and Reduction Technique).

Metode HRA generasi kedua juga menggunakan taksonomi kesalahan dalam analisanya dan skenario kompleks untuk mengidentifikasi dan mengkuantitatifkan kesalahan yang dapat terjadi. Prosedur tersebut memungkinkan pengguna metode HRA generasi kedua untuk mempertimbangkan perilaku kognitif manusia ke dalam analisa human error. Beberapa metode yang terkenal adalah ATHEANA (A Technique for Human Analysis), SLIM (Success Likelihood Index Methodology), dan CREAM (Cognitive Reliability Error Analysis Method).

Keandalan sebuah man-machine system adalah fungsi yang menentukan sistem operasi. Mempertimbangkan semua aspek yang terlibat dalam teknologi informasi dan interaksi manusia sangatlah diperlukan dalam sebuah fungsi dari komponen-komponen sistem. Kontribusi manusia dalam keseluruhan kinerja sistem dianggap lebih penting daripada keandalan perangkat keras dan lunak saja. Dalam menjalankan fungsinya, manusia dapat melakukan kesalahan. Kesalahan ini dapat diakibatkan oleh keterbatasan manusia dalam sebuah sistem. Adanya metode HRA diharapkan dapat memprediksi dan mengurangi probabilitas kesalahan yang akan terjadi.

Referensi : Havlikova, M et al. 2014, Human Reliability in Man-Machine Systems, Procedia Engineering 100, p. 1207-1214

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Human Reliability and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s