Perhatikan Design GUI dalam HMI

Ditulis oleh Faly Arnando (Mahasiswa Teknik Industri – ITS)

falyDalam melakukan kegiatan sehari-hari, manusia seringkali menggunakan bantuan mesin atau robot untuk mempermudah menyelesaikan aktivitasnya. Bahasa perintah yang disampaikan manusia kepada mesin tentu berbeda dengan bahasa perintah yang dapat diterima oleh mesin. Diperlukan suatu media komunikasi yang mampu menerjemahkan bahasa dari manusia ke dalam bahasa yang dapat diterima mesin. Human-Machine Interface (HMI) adalah salah satu bagian pada mesin yang mampu menjadi perantara interaksi manusia dengan mesin. Ketika manusia hendak memberikan perintah kepada mesin, melalui HMI inilah perintah tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa yang diterima oleh mesin. HMI dapat berbentuk perangkat lunak atau perangkat keras. Contoh perangkat keras HMI adalah tombol, tuas, keypad, dan lain-lain yang bersifat tangible. Sedangkan contoh perangkat lunak HMI adalah graphical user interface (GUI), sistem operasi, dan lain-lain yang bersifat intangible.

Dalam perancangan HMI sendiri mempertimbangkan faktor ergonomic. Ilmu yang berhubungan antara lain Human Factors Engineering (HFE) dan Usability Engineering (UE). Fungsi-fungsi dari HMI adalah memberikan informasi terbaru kepada manusia selaku operator melalui GUI, menerjemahkan bahasa perintah operator ke bahasa yang diterima mesin, memonitor keadaan sistem, mengatur nilai pada parameter yang ada di sistem, mengambil tindakan sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar yang terjadi, memunculkan tanda peringatan apabila terjadi sesuatu yang tidak normal, dan menampilkan pola data kejadian yang ada di sistem baik secara real time atau historis.

HMI terdiri dari beberapa bagian utama dimana bagian-bagian tersebut dapat mempermudah aktivitas manusia sesuai dengan ilmu ergonomi yaitu “machine fits human”. Bagian pertama adalah user interface yang berfungsi mempermudah pekerjaan operator dalam memberikan perintah kepada mesin. Bagian kedua adalah sistem peringatan yang secara otomatis akan memberi tanda peringatan sehingga operator tidak perlu standby mengawasi sistem selama jam kerja penuh. Bagian ketiga adalah sistem penyimpanan data yang memudahkan operator untuk menganalisa data-data yang diperoleh tanpa harus mengamati sistem secara langsung. Bagian keempat adalah sistem reporting yang memudahkan operator dalam pengambilan data serta melakukan pengambilan keputusan berdasarkan hasil report tersebut.

Namun dibalik fungsi-fungsi yang mempermudah aktivitas manusia, terdapat beberapa elemen dalam HMI yang justru berpotensi mempersulit aktivitas manusia. GUI yang memudahkan aktivitas operator harus memerlukan pengaturan terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operator dimana proses pengaturan tersebut dapat memakan waktu yang lama sehingga menunda terselesaikannya sebuah aktivitas. Dibuatnya GUI tentu agar lebih user-friendly dengan operator namun tidak semua operator dapat mengoperasikan GUI yang sama sehingga operator yang tidak terbiasa dengan GUI lain akan memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri.

Untuk perbaikan lebih lanjut tentang perangkat lunak HMI mungkin ada baiknya menggunakan sistem instruction preferences dimana perintah-perintah yang pernah dimasukkan ke dalam GUI mampu disimpan dan dapat di-recall ketika memasukkan perintah yang sama di lain waktu. Untuk perangkat keras HMI, perbaikan yang disarankan adalah dengan menggunakan perangkat keras yang sudah umum digunakan pada suatu aktivitas. Misalnya adalah untuk mengoperasikan mesin fotokopi, sistem operasi mampu mendukung instruction preferences dan tombol-tombol yang ada tidak jauh berbeda dengan mesin fotokopi lain.

REFERENSI
Gruhn, Paul. 2011. Human Machine Interface (HMI) Design : The Good, The Bad, and The Ugly (And What Makes Them so). Houston : Rockwell Automation.
Pannone, John J. 2010. Human Machine Interface Systems. Artikel Online. Diakses pada Tanggal 24 November 2014. http://www.pddnet.com/articles/2010/09/human-machine-interface-systems.
Rakhman, Alief. 2012. Fungsi Human Machine Interface. Artikel Online. Diakses pada Tanggal 24 November 2014. http://rakhman.net/2012/08/human-machine-interface.html

 

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s