Interaksi Manusia-Mesin pada Kontrol Mesin Pabrik

Ditulis oleh : Didik Setiyo Budi (Mahasiswa Teknik Industri – ITS)

didikHuman computer interaction adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, & implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia. Dalam interaksi dengan mesin, dibutuhkan interface yang tepat agar operator dapat secara mudah memahami dan dioperasikan agar menghindarkan sistem dari resiko human error karena interface yang kurang baik. Dalam berinteraksi dengan komputer, maka operator akan berhadapan dengan perangkat keras dari komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti keyboard, monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon yang ada pada program komputer.

Fungsi dari Human computer interaction antara lain adalah komunikasi dan kontrol dari operator kepada mesin, sehingga mesin dapat bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan oleh operator dari mesin tersebut. Input yang diberikan kepada mesin antara lain adalah melalui tombol-tombol dan simbol yang ada baik pada alat ataupun aplikasi komputer untuk menjalankan mesin tersebut. Fungsi dari tampilan indikator kualitatif pada mesin antara lain adalah untuk melihat atau memantau status atau kondisi dari suatu variabel pada mesin misalnya kondisi ruang penampunngan pada mesin, mengamati perubahan dan kecenderungan dari sistem, serta untuk menjaga stabilitas dari sistem berdasarkan informasi yang dilihat dari indikator kualitatif pada Human computer interaction pada mesin.

Gambar diatas merupakan contoh interface aplikasi yang dipergunakan untuk melakukan kontrol dan perintah mesin produksi. Gambar-gambar yang tertera pada interface tersebut bisa langsung di klik dan merupakan sistem yang tersambung langsunn dengan mesin yang ada di lantai produksi. Jadi apabila pada salah satu bagian pada bagian tersebut tiberhentikan, maka mesin yang ada di lantai produksi juga akan berhenti. Contoh dari aplikasi yang menggunakan sistem tersebut adalah aplikasi CERA yang digunakan di PT Charoen Pokphand Indonesia.

(+) Display yang merupakan salah satu dari Human computer interaction merupakan alat yang digunakan untuk mengontrol dan melihat yang terjadi pada mesin tanpa harus melihat secara langsung mesin yang bersangkutan. Selain itu Human computer interaction pada sistem tersebut juga merupakan sarana “komunikasi” bagi operator untuk memberi perintah kepada mesin untuk menjalankan operasi sesuai keinginan operator.

(-) Untuk memahami tampilan dan cara pengoperasian sebuah alat, tentunya dibutuhkan keahlian dan pengetahuan yang memadai. Sayangnya tidak semua operator memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan tersebut sehingga dibutuhkan pemerataan dan peningkatan kemampuan dari pegawai agar dapat menjalankan operasi secara baik. Selain itu kesulitan lain dalam menjalankan metode ini adalah dibutuhkannya ketelitian yang tinggi pada implementasinya, sehingga apabila konsentrasi dan ketelitian operator kurang maka rawan terjadi kesalahan yang bisa berakibat fatal. Oleh karena itu sistem ini tidak cocok digunakan oleh operator berusia lanjut karena dengan semakin tua seseorang maka tingkat konsentrasi dan daya ingat juga akan semakin menurun.

Usulan untuk menyusun Human computer interaction yang baik adalah merancang tampilan yang sederhana dan interaktif serta enak dilihat sehingga operator dapat memahami keadaan dan mengoperasikan alat dengan mudah dan efisien. Selain itu juga harus diberikan indikator proses yang menunjukkan keadaan dari sistem serta memberi peringatan apabila ada keadaan error atau tidak sesuai dengan yang seharusnya agar operator dapat sesegera mungkin melakukan perbaikan apabila terjadi kesalahan pada sistem.

 Referensi :
Johannsen, Gunnar, unknown year, CONTROL SYSTEMS, ROBOTICS, AND AUTOMATION-vol XXI-Human Machine Interaction. Department of mechanical engineering, university of Kassel, Germany

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s