Human Error pada Profesi Petugas Kebersihan Jalan Raya

Ditulis oleh Irham Abdul (2510100705) Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS

Pekerjaan sebagai petugas kebersihan jalan raya, khususnya penyapu jalan raya, tidak lepas dari terjadinya human error yang mengakibatkan kerugian bagi petugas kebersihan jalan raya. Penyapu jalan raya adalah seseorang yang memiliki tugas untuk membersihkan jalan raya dengan menggunakan alat kebersihan. Alat kebersihan ini dapat berupa sapu lidi, sekop, alat serok, dan bak atau karung sampah. Terjadinya hal yang merugikan petugas kebersihan ini dapat disebabkan oleh human error pada petugas kebersihan itu sendiri, pembuat kebijakan terkait, dan orang yang berada disekitar wilayah petugas kebersihan tersebut. Kerugian yang dialami petugas kebersihan tersebut diantaranya adalah gangguan kesehatan, mengalami luka, mengalami tindakan pelecehan seksual, hingga menyebabkan kematian.sfd

Berikut ini daftar human error yang mungkin terjadi dan dapat merugikan petugas kebersihan jalan raya:

  1. Kebijakan yang kurang melindungi petugas kebersihan

Hal ini berkaitan dengan Rule-Based Mistakes. Pembuat kebijakan terhadap profesi petugas kebersihan jalan raya belum terlalu memerhatikan keselamatan dan kesejahteraan para petugas tersebut. Para petugas kebersihan dibebani jam kerja yang relatif panjang, belum ada kebijakan perlindungan yang jelas terhadap para pekerja, prosedur kerja yang tidak terstandardisasi, dan pemberian gaji yang seringkali terlambat.

  1. Peralatan dan fasilitas yang belum melindungi petugas kebersihan dengan baik

Hal ini dapat diamati dari belum adanya fasilitas yang dapat melindungi petugas tersebut, seperti baju dengan warna mencolok dan rompi yang dapat menyala pada kondisi gelap, masker wajah, sarung tangan, alat kebersihan steril, papan penanda petugas kebersihan sedang bertugas, dan mobil kebersihan pada wilayah yang ramai.

  1. Kelalaian orang lain pada wilayah kerja petugas kebersihan

Human Error ini terkait dengan slips dan lapses. Kelalaian ini dapat disebabkan oleh pengendara kendaraan bermotor yang kurang berkonsentrasi saat mengendarai kendaraan sehingga dapat berakibat pada pelanggaran lalu lintas dan menabrak petugas kebersihan yang sedang bertugas.

  1. Tindakan kriminal yang disengaja

Berkatian dengan tipe Human Error karena Violation. Terjadi beberapa kasus, baik berupa tindakan percobaan pelecehan seksual maupun tindakan kriminal lainnya yang dapat mengancam keselamatan para petugas kebersihan jalan raya. Hal ini terutama dialami oleh pekerja wanita saat bekerja pada dini hari.

                Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi munculnya kasus yang berkaitan dengan human error ini adalah memperbaiki kebijakan sehingga lebih melindungi petugas kebersihan, pemberian peralatan dan fasilitas yang memadai untuk petugas kebersihan, pelatihan dan pemberian standard operational procedure kepada petugas kebersihan, pemberian jam kerja yang tidak memberatkan petugas kebersihan, penjagaan yang lebih baik dari petugas keamanan, pemberian penghargaan kepada petugas kebersihan dengan kinerja baik, pemberian penanda jalan saat petugas kebersihan bekerja, dan pengaturan jam kerja dan wilayah kerja khusus bagi petugas kebersihan wanita.

Referensi :

Dadan. (2014). Derita Penyapu Jalanan, Dari Telat Digaji Hingga Jadi Korban Pelecehan. Available: http://www.harianterbit.com/read/2014/06/14/3702/18/18/Derita-Penyapu-Jalanan-Dari-Telat-Digaji-Hingga-Jadi-Korban-Pelecehan. Last accessed 16 Juni 2014.

Bahri, Saiful. (2014). Menyapu Jalan Raya, Pertaruhkan Nyawa.Available: http://www.dakwatuna.com/2014/02/26/46858/menyapu-jalan-raya-pertaruhkan-nyawa/. Last accessed 16 Juni 2014.

Fajar, Ahmad Ibnu. (2013). Hazard Penyapu Jalan. Available: http://www.slideshare.net/aifajar/hazard-penyapu-jalan. Last accessed 16 Juni 2014.

Mahaputra, S. Adam. Ngazis A. Nur. (2013). Pengakuan Pengemudi Livina Penabrak Petugas Kebersihan Tol Priok. Available: http://metro.news.viva.co.id/news/read/469399-pengakuan-pengemudi-livina-penabrak-petugas-kebersihan-tol-priok. Last accessed 16 Juni 2014.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Human Reliability and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s