Penentuan Level Otomasi untuk Suatu Sistem

Ditulis oleh Ivan Eliata 2513204003, mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri ITS

Seorang operator yang berinteraksi dengan sebuah sistem yang kompleks akan dihadapkan dengan sejumlah banyak informasi yang berjalan secara dinamis, yang mana dari informasi-informasi ini harus diolah sehingga menghasilkan keputusan yang relevan dan sesuai dengan tujuan dari sistem tersebut, secara efektif, efisien dan aman. Sebagai contohnya adalah : seorang ahli anastesi yang harus memperhatikan tanda penting dari sebuah sistem, kapan dia harus menambah ataupun mengurangi dosis obat untuk si pasien ; seorang operator yang mengendalikan senjata pertahanan udara, akan dihadapkan pada berbagai macam informasi dari sebuah sistem pertahanan udara, kapan harus menembak jatuh musuh dan kapan hanya memberikan tembakan peringatan.

Perkembangan teknologi komputer baik hardware maupun software membuat interaksi antara manusia dengan sistem kerjanya dapat dilakukan secara otomatis, dimana komputer dapat mengambil alih sebagian fungsi manusia sebagai operator. Otomasi dapat mengelompokkan data sesuai jenis dan tingkat kompleksitasnya, mulai dari mengorganisir sumber data secara sederhana, membuat ulasan atau ringkasan, dan sampai memberikan solusi terbaik untuk suatu masalah tertentu. Dari perkembangan teknologi inilah justru muncul pertanyaan, apakah semua fungsi dalam sebuah sistem harus diotomasikan atau tidak ? pemilihan level otomasi harus dilakukan secara tepat, karena otomasi tidak hanya menggantikan tetapi mengubah aktivitas manusia sebagai operator dan dapat menyebabkan tuntutan baru bagi seorang operator. Dan tentu saja ada trade off antara tingkat produktivitas suatu sistem dengan biaya investasi untuk melakukan otomasi. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai 10 Level Otomasi, yang mana akan membantu kita dalam mendesain suatu sistem otomasi.

Ada 4 tahapan dasar dalam memproses informasi yang diadopsi oleh otomasi, dari manusia :

  1. Akuisisi informasi
  2. Analisa informasi
  3. Keputusan dan memilih tindakan
  4. Implementasi tindakan

Dari tahapan inilah muncul 10 Level Otomasi (LOA-Level of Automation) yang lebih mendetail.

  1. Murni manual, semua keputusan dan tindakan ditangan manusia.
  2. Komputer menawarkan berbagai macam pilihan keputusan yang bisa diambil.
  3. Komputer hanya menawarkan beberapa pilihan keputusan yang bisa diambil.
  4. Komputer menawarkan satu alternatif keputusan yang bisa diambil.
  5. Komputer akan mengambil tindakan / mengeksekusi atas dasar persetujuan manusia.
  6. Manusia memiliki beberapa waktu untuk mengambil tindakan, sebelum di tindak lanjut secara otomatis oleh komputer.
  7. Komputer yang mengambil tindakan dan menginformasikan ke manusia.
  8. Komputer akan menginformasikan ke manusia jika diminta.
  9. Komputer akan menginformasikan ke manusia jika dirasa perlu oleh sistem yang sudah terotomasi.
  10. Komputer yang mengendalikan dan memutuskan tindakan, autonomous, tanpa interfensi manusia.

Dengan adanya leveling dalam otomasi ini diharapkan dapat membantu suatu perusahaan dalam penerapan otomasi. Karena selain berkaitan dengan keandalan otomasi dan biaya investasi yang tidak murah, penerapan otomasi berkaitan juga dengan beban mental operator, tingkat kewaspadaan operator terhadap situasi sekitar, kepuasaan, dan bahkan penurunan kemampuan operator. Sudah tidak diragukan lagi, tujuan suatu perusahaan menerapkan otomasi dalam sistem adalah untuk mencapai tingkat produktivitas yang maksimal, dengan waktu yang singkat, dan dengan biaya yang termurah.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s