Statistik Kecelakaan Akibat Human Error

Ditulis oleh Irvan Budiharjo (2511100063) Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS

Kecelakaan yang terjadi di jalan raya merupakan salah satu musibah yang berbahaya. Jenis kecelakaan yang terjadi di jalan raya bermacam – macam, mulai dari kecelakaan ringan, yang terjadi antara 1 – 2 kendaraan, sampai dengan kecelakaan beruntun yang melibatkan banyak kendaraan, bahkan sekumpulan orang. Penyebab dari terjadinya kecelakaan tersebut bermacam – macam, antara lain kondisi jalan yang kurang baik, kerusakan pada kendaraan, dan adanya kesalahan pengemudi. Berdasarkan situs assets.dft.gov.uk, penyebab kecelakaan tertinggi pada tahun 2011 adalah human error, dengan prosentase sekitar 86,78%.

Salah satu jenis human error yang menyebabkan kecelakaan di jalan raya adalah pengemudi yang mabuk. Kadar alcohol yang masih dalam batas aman untuk mengemudi adalah 0,05g / 100 ml. Berikut merupakan data statistik jumlah kecelakaan jalan raya yang terjadi di Victoria, Australia pada tahun 1987 sampai 2012 karena kadar alkohol yang melebihi batas aman :

dsa

Gambar 1 di atas menunjukkan bahwa terdapat penurunan jumlah kecelakaan yang terjadi akibat orang yang mengemudi dengan kadar alkohol yang melebihi batas normal, yaitu 0,05g/100ml. Terdapat beberapa hal yang dapat berkontribusi terhadap penurunan kecelakaan tersebut, antara lain kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk tidak minum minuman beralkohol sebelum mengemudi, dan tegasnya peraturan pemerintah terhadap pengemudi yang mabuk. Salah satu cara pemerintah kota Victoria yang terbukti berhasil untuk mengurangi jumlah pengemudi yang mabuk adalah dilakukannya penyuluhan terhadap remaja – remaja, khususnya pelajar universitas terhadap bahaya alkohol ketika mengemudi,  pengetatan pemeriksaan pengemudi pada waktu – waktu dengan probabilitas masyarakat mabuk terbesar, misalnya pada pukul 12 pagi sampai pukul 6 pagi pada hari Senin sampai Minggu, dan digunakannya bantuan teknologi, yaitu berupa alat untuk mengecek kadar alkohol pada darah pengemudi sebelum kendaraan dinyalakan, dimana jika orang tersebut memiliki kadar alkohol yang melebihi batas normal, maka kendaraan tidak dapat dinyalakan.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Human Reliability and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s