Benchmarking Kondisi Perkeretaapian Jepang

Ditulis oleh Nicola Riess (2509100095)_Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS

Salah satu penyebab tidak maksimalnya penggunaan alat transportasi umum adalah ketidaknyamanan fasilitas alat transportasi umum yang bahkan banyak unit-unitnya yang sudah tidak layak pakai, termasuk kereta api. Sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi dibandingkan dengan kendaraan umum.

Lain halnya dengan kondisi di beberapa negara yang telah memiliki sektor transportasi matang, seperti Jepang. Di negara tersebut pajak kendaraan pribadi tergolong sangat  mahal dibandingkan dengan negara Asia lainnya. Hal ini dilakukan pemerintah Jepang untuk menekan jumlah pengguna kendaraan bermotor. Namun kenaikan pajak kendaraan pribadi ini diimbangi dengan komitmen pemerintah Jepang untuk memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik pada unit alat transportasi umum. Salah satu alat transportasi yang menjadi andalan di Jepang adalah unit-unit kereta apinya. Apabila dibandingkan dengan fasilitas kereta api di Indonesia, tentu saja untuk saat ini Indonesia masih jauh tertinggal. Ada beberapa fasilitas pokok pada kereta api Jepang yang dapat diimplementasikan pada industri perkeretaapian Indonesia,dilihat dari segi kenyamanan bagi para penumpangnya. Diantara fasilitas-fasilitas tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Fasilitas tempat duduk

Semua kelas kereta api di Jepang, mulai dari ekonomi hingga eksekutif, menyediakan tempat duduk dengan sudut sandaran yang dapat diatur. Fasilitas ini merupakan salah satu fasilitas krusial penentu kenyamanan penumpang, karena apabila penyangga leher dan punggung tidak sesuai dengan postur tubuh, maka dapat menyebabkan sakit apalagi bila menempuh perjalanan jauh. Selain itu sebaiknya kursi juga dilengkapi dengan penyangga tangan yang memadai.

Aplikasi Ergonomi

Gambar 1 Kursi Kelas Ekonomi Jepang

Sumber : http://www-japan-informations.blogspot.com/p/alat-transportasi-jepang.htm

 2.        Air Conditioner

AC merupakan salah satu penentu kenyamanan penumpang yang utama, apalagi dengan kondisi cuaca Indonesia yang relatif panas

3.        Hand Grip

Tinggi handgrip berada di jarak jangkau rata-rata tinggi penumpang di Indonesia. Bentuk yang standar adalah segitiga menyesuaikan dengan bentuk genggaman

 Aplikasi Ergonomi

Gambar 2 Tinggi & Bentuk Handgrip Standar

Sumber : http://www-japan-informations.blogspot.com/p/alat-transportasi-jepang.htm

 4.        Toilet

Toilet untuk semua kelas terjaga kebersihan dan kelengkapan fasilitasnya (tissue, sabun, dll)

Dari pemberitaan yang beredar, dinyatakan bahwa salah satu fokus penggunaan alokasi budget pemerintah dalam memperbaiki fasilitas kereta api adalah mengganti unit kereta api non AC dengan unit ber-AC[1]. Disamping itu sebaiknya pemerintah juga mempertimbangkan spesifikasi-spesifikasi gerbong dengan memperhatikan aspek-aspek kenyamanan pengguna, seperti desain tempat duduk yang selama ini cukup banyak dikeluhkan oleh masyarakat khususnya kelas ekonomi. Bahan tempat duduk yang keras dan sudut kemiringan yang tidak dapat diatur dapat menimbulkan sakit di bagian punggung, terlebih lagi untuk pengguna kereta api jarak jauh. Untuk itu, sebaiknya dilakukan suatu survey terlebih dahulu untuk dapat mengidentifikasi spesifikasi-spesifikasi apa saja yang menurut pengguna kereta api perlu diperbaiki.

Referensi

http://www.merdeka.com/jakarta/tarif-krl-naik-pengelola-janji-benahi-fasilitas.html
http://www.japan-guide.com/e/e2018.html

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s