Bis di Indonesia Masih Abaikan Lansia

 Ditulis oleh ALODIA FERNANDA (2510100063)

alo1

 

Seringkah Anda melihat orang yang telah tergolong lanjut usia kesulitan saat naik bis? Hal ini dikarenakan fasilitas yang disediakan kepada lansia belum mendapatkan perhatian penuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan lansia  adalah penduduk yang telah berusia 60 tahun keatas. Dimana lansia bisa juga diartikan sebagai fase menurunnya kemampuan akal dan fisik yang dimulai dengan adanya beberapa perubahan dalam hidup. Pada saat seseorang telah memasuki usia lansia, beberapa permasalahan yang biasa dijumpai adalah penurunan kondisi fisik, psikososial, dan psikologi. Di negara-negara lain seperti Singapura dan Jepang, orang yang telah lanjut usia mendapatkan fasilitas khusus termasuk transportasi umum . Seperti contoh di Singapura , beberapa fasilitas untuk lansia yang disediakan pada bis antara lain adalah terdapat tanjakan miring yang memudahkan orang lanjut usia yang memakai tongkat atau kursi roda , terdapat ruang kosong untuk menyandarkan kursi roda, prioritas kursi dibelakang sopir bis yang memudahkan pengawasan terhadap orang yang telah lanjut usia serta terdapat beberapa kursi yang sengaja dikhususkan untuk orang yang telah lanjut usia yang terletak di dekat pintu keluar. Sedangkan di Indonesia, belum terdapat fasilitas yang sengaja dikhususkan untuk lansia yang ingin berpergian dengan bis.

alo2

Ketidaktersediaan fasilitas untuk lansia ini menimbulkan rasa tidak nyaman dikalangan lansia yang ingin berpergian seorang diri dengan menggunakan bis. Bagaimanakah tindakan pemerintah terhadap hal ini? Pemerintah khususnya Pemerintah Jawa Timur sudah memiliki Perda No 5 tahun 2007. Pada perda itu mengatur pemberian prioritas dan keistimewaan perlakuan terhadap lansia, orang cacat, dan wanita hamil. Akan tetapi praktek di lapangan tidak sesuai dengan peraturan yang telah dibuat. Sehingga, perlu adanya evaluasi dan pengawasan dari pemerintah terhadap penyelenggara penyedia transportasi.n perlindungan kepada kelompok tersebut dalam sebuah peraturan baku.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s