Pabrik Pupuk Meledak : Pabrik Pupuk West Fertilizer Co. di West, Texas

 Sejarah Perusahaan

West Fertilizer Co. merupakan anak perusahaan dari perusahaan induk Adain Grain Co. yang merupakan perusahaan dengan pemilik tunggal yaitu Donald R. Adair. West Fertilizer Co. bergerak di bisnis produksi pupuk serta memiliki pangsa pasar untuk area lokal. Perusahaan ini menyuplai para petani dan peternakan di daerah Texas dengan pupuk yang berasal dari kimia, seperti anhydrous ammonia, yang dibutuhkan untuk menumbuhkan jagung, kapas, gandum,dll. Pabrik dari West Fertilizer Co. terletak dekat dengan perumahan dari warga, sekitar 750 kaki dari letak pabrik. Jumlah total dari pekerja yang ada di pabrik ini berdasarkan hasil laporan hanya berjumlah 8 orang pekerja, termasuk dari pemilik pabrik. Perusahaan ini merupakan pabrik pupuk yang tidak terlalu besar dan telah memiliki reputasi yang baik dari warga sekitar, meski memiliki beberapa sejarah yaitu komplain dan pelaporan mengenai keamanan pabrik.

Pada 26 Februari 2013, dari perusahaan melaporkan kepada Departemen Jasa Kesehatan Texas bahwa mereka menyimpan 540.000 pon ammonium nitrat dan 110.000 pon ammonia cair. Dari sejak berdirinya pabrik pupuk ini pada tahun 1962, sejarah perusahaan memiliki beberapa kejadian yang berhubungan dengan beberapa pelanggaran peraturan untuk keamanan dan kesehatan dari pabrik sendiri yang dilaporkan oleh penduduk di lingkungan sekitar pabrik. Di antaranya adalah laporan mengenai kebocoran, yaitu terciumnya bau ammonia. Beberapa komplain yang dilaporkan kepada pihak berwajib telah dimulai sejak tahun 1987 di mana terdapat laporan bahwa terjadi kebocoran gas ammonia hingga menyebabkan salah satu anak menjadi sakit. Berikut ini adalah daftar beberapa laporan yang terjadi pada pihak pabrik pupuk.

  • 2 Mei 1991, seorang petugas polisi mencium kebocoran gas ammonia dan mengidentifikasikan dapat terjadi bahaya untuk penduduk sekitar. Saat menghubungi pihak pabrik, petugas polisi tidak dapat menemukan atau menemui para pekerja. Akhirnya dari petugas polisi menutup sendiri tuas pengaman yang ada di dalam pabrik dan mendapatkan luka bakar dari kejadian ini.
  • Juni 1992, perusahaan ditemukan membangun 6.000 galon tangki ammonia tanpa ijin dari pihak terkait.
  • 14 Juni 1996, pihak berwajib mendapatkan beberapa laporan dari publik bahwa tercium bau gas ammonia. Saat diperiksa oleh petugas, tidak tercium bau kebocoran gas dan dari pihak perusahaan mengatakan bahwa bau ammonia dapat berasal dari terowongan pembuangan rumah penduduk.
  • 8 Agustus 1997, seorang penduduk melaporkan komplain bahwa tercium bau gas ammonia yang kuat dari pabrik selama 5 kali dalam 1 bulan itu.
  • 23 Maret 1999, terdapat laporan kebocoran gas ammonia pada lingkungan sekolah di sekitar pabrik. Namun saat dicek oleh petugas, tidak tercium bau gas. Pada tahun itu juga, dari pihak perusahaan telah mengirimkan rencana Manajemen Resiko kepada pihak berwajib. Namun masih terjadi laporan dari pihak warga.

Masalah maupun laporan yang terjadi kepada pihak pabrik tidak berhenti sebelum tahun 2000. Dari pihak Negara Federal Texas, yaitu Agensi Perlindungan Lingkungan melakukan inspeksi pada tahun 2006 dan menemukan beberapa masalah yang terjadi di area pabrik yang meliputi keamanan pabrik. Dari pihak agenda melaporkan bahwa perusahaan memiliki data historis pelatihan pekerja yang masih kurang, kegagalan dari pihak pihak perusahan untuk memberikan laporan penanggulangan bahaya zat kima, dan tidak memiliki program perawatan yang tertulis.

Pada tahun 2011, dari pihak perusahaan mengeluarkan rencana Manajemen Resiko untuk 54.000 pon anhydrous ammonia yang tersimpan di dalam pabrik. Namun dari pihak perusahaan menganggap enteng untuk segi pengamanan dari tangki penyimpan zat kimia berbahaya tersebut. Pada beberapa bulan sebelumnya, pihak perusahaan mendapatkan denda hingga $ 10.000 dan tereduksi menjadi $ 5.250 saat pihak berwajib melakukan kunjungan ke dalam pabrik dan menemukan bahwa standar pengamanan untuk tangki penyimpan zat kimia tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Saat diminta kepada pihak perusahaan mengenai standar prosedur pengamanan yang tertulis, dari pihak perusahaan tidak dapat memberikan SOP tertulis kepada pihak berwajib. Selain hal ini, dari pihak perusahaan juga masih memiliki isu permasalahan terkait perijinan untuk 12.000 galon tangki penyimpanan anhydrous ammonia serta terkait permasalahan prosedur penanganan material dan operasi penyimpanan.

Fakta Kejadian

Dari informasi yang telah diperoleh didapatkan beberapa fakta sebagai berikut :

– Ledakan pabrik pupuk West Fertilizer Company Rabu malam pekan lalu menciptakan sebuah kawah yang cukup lebar. dengan lebar lebih dari 30 meter dengan kedalaman 304,8 cm.

– Getaran ledakan dari  pabrik pupuk West Fertilizer Company terasa hingga jarak 14 kilometer dan menyebabkan gempa berkekuatan 2,1 skalarichter

– Polisi mengatakan lima sampai lima belas tewas dan hampir 160 lainnya terluka. Pejabat mengharapkan daftar korban untuk memanjat karena mereka melakukan pencarian. Angka sebelumnya dari seorang direktur EMS di tempat kejadian dan dilaporkan oleh berita lokal menyebutkan korban tewas jauh lebih tinggi, antara 60 dan 70.Di antara dipastikan tewas enam petugas pemadam kebakaran dan dua paramedis. Tujuh pasien rumah jompo dan seorang pejabat kota yang hilang.

– Ledakan itu meratakan area empat blok di sekitar pabrik, menghancurkan atau merusak parah sampai 75 rumah, sebuah kompleks apartemen dengan 50 unit, sekolah menengah, dan panti jompo. Beberapa kebakaran rumah pecah setelah ledakan. Ada 133 pasien berhasil dievakuasi dari rumah jompo.

– Penyebabnya masih belum diketahui, namun peneliti mengatakan mereka tidak memiliki bukti itu apa pun selain kecelakaan industri. AS Chemical Safety Board telah mengerahkan tim penyelidik ke tempat kejadian, dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF) adalah membantu dalam penyelidikan.

Kronologis kejadiannya dari ledakan pabrik pupuk di Texas adalah sebagai berikut :

  • Pukul  19:29  West Fire Department mendapat laporan, hampir setengah jam sebelum ledakan bahwa sebuah bangunan yang mengandung amonium nitrat terlihat ada api sebelum ledakan.
  • Pada sekitar 20:00 pada Rabu malam, sebuah ledakan besar merobek Perusahaan Pupuk Barat di West, Texas. Barat adalah sebuah komunitas kecil dari sekitar 2.800 penduduk, 20 km sebelah utara dari Waco, Texas
  • pukul 23.00, api utama dipadamkan tadi malam sekitar, tapi takut ledakan lebih lanjut dan bahan kimia berbahaya telah mencegah petugas pemadam kebakaran dari benar-benar memadamkan sisa-sisa membara dari pabrik pupuk.
  • Gubernur Texas Rick Perry dan Presiden Barack Obama telah menyatakan McLennan County merupakan daerah bencana

Berikut ini adalah beberapa opini dari instansi pemerintah terkait peristiwa ledakan ini :

  • “Saya belum pernah menyaksikan kejadian yang seperti ini,” kata kepala polisi McLennan, Parnell McNamara.”Reruntuhan puingnya seperti di medan peperangan.”
  • Gubernur Texas Rick Perry menyebut ledakan mematikan hari Rabu (17/4) di pabrik pupuk “benar-benar sebuah skenario mengerikan”
  •  “Today our prayers go out to the people of West, Texas, in the aftermath of last night’s deadly explosion at a fertilizer plant,” President Obama said in a statement.  “A tight-knit community has been shaken, and good, hard-working people have lost their lives.”

Berikut ini adalah beberapa opini dari media massa :

  • Los Angeles Times melaporkan besarnya getaran ledakan disebabkan 270 ton ammonium nitrate dan 50 ribu kilogram cair yang tersimpan di dalam pabrik pupuk itu
  • Bloomberg Businessweek disampaikan bahwa gerakan perlawanan terhadap pemakaian amonium nitrat itu mungkin terjadi setelah insiden Texas. Bentuk pupuk nitrogen merupakan salah satu alasan yang mungkin untuk ledakan, sebagai petunjuk evaluasi awal kecelakaan ini. Amonium nitrat sangat eksplosif dan berhubungan dengan beberapa serangan teroris mematikan dan kecelakaan industri.

Berikut ini adalah beberapa opini dari beberapa ahli  :

  • Professor Clive Williams, a Visiting Professor at the Australian Centre for Military and Security Law at the Australian National University, said Ammonium Nitrate (AN) is often used in making homemade explosives and for blasting purposes when mixed with diesel fuel (known as ANFO).  ”Accidental explosions have occurred in the past at AN manufacturing plants. Heating of AN or any ignition source may cause violent combustion or an explosion. AN reacts with combustible and reducing materials as it is a strong oxidant. Pretty much anything with ‘ate’ in the title can be used for explosives.”
  • Associate Professor David Cliff, Operations Manager at the Minerals Industry Safety and Health Centre at the University of Queensland, agreed with the AN theory. He said another possibility was that the fire could have heated up pressurised containers of anhydrous ammonia kept on the site.”Once the pressure rating was exceeded the tanks could have spontaneously ruptured and disintegrated – so it may not have been a chemical explosion but rather an instantaneous rupturing of pressure vessels containing the anhydrous ammonia,” he said.

Menurut ahli peledak di Pentagon memperkirakan ledakan yang melibatkan bahan kimia itu lebih kuat dari seluruh bom non-nuklir yang dimiliki AS.

Analisis Penyebab Kecelakaan

Berdasarkan laporan dari pihak berwajib tentang keamanan dan keselamatan kerja dari pihak perusahaan, West Fertilizer Co. memiliki standar pelatihan bagi pekerja yang masih kurang baik serta tidak memiliki standar operasi dari program perawatan yang tertulis. Selain dari hal itu, perusahaan masih memiliki permasalahan dengan perijinan baik dari ijin fasilitas pabrik maupun ijin keamanan operasi yang belum terselesaikan dengan pihak agensi dari Negara Federal. Oleh karena itu, penyebab dari ledakan tersebut dapat berasal dari kemungkinan terburuk hanya kebocoran gas amonia dalam jumlah kecil yang tidak akan membahayakan siapapun. Berdasarkan investigasi oleh lembaga OSHA (Occupational Health and Safety) di Amerika belum melakukan inspeksi K3 ( Keselamatan dan Kesehatan  Kerja ) karena adanya pengurangan biaya sehingga perusahaan belum diinspeksi. Penyebab ledakan tersebut tidak 100 % kesalahan pada manusia. Hal ini juga dapat disebabkan oleh tidak ada jadwal maintenance  pada mesin, sehingga gas ammonia bocor mengakibatkan ledakan. Penyebab lain dari ledakan tersebut karena adanya faktor kesalahan dari manusia pada saat kerja.

Dampak Setelah Kecelakaan dan Kesimpulan

Berdasarkan hasil laporan para petugas penolong, dari pihak yang berwajib melaporkan setidaknya sekitar 40 orang meninggal serta lebih dari 160 orang terluka dalam insiden ledakan pabrik pupuk West Fertilizer Co. di West, Texas. Selain itu, puluhan rumah telah rusak dan hancur karena kejadian ini. Ledakan pabrik pupuk ini dianggap kejadian ledakan terbesar di bidang industri amerika periode dekade tahun ini karena telah menyebabkan puluhan orang meninggal dan ratusan orang terluka. Setelah ledakan pabrik yang menimbulkan kebakaran dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, dari pihak yang berwajib masih mencoba untuk mencari penyebab ledakan yang menggemparkan penduduk hingga radius 50 mil dari lokasi ledakan sekaligus menyebabkan gempa berskala 2,1 skalarichter ini.

Dari sekitar lokasi kejadian ledakan, dari pihak yang berwenang tidak menemukan adanya kontaminasi zat kimia di udara sehingga daerah di sekitar ledakan dinyatakan aman dari zat kimia yang beracun. Namun untuk penyebab ledakan yang ditimbulkan oleh zat kimia masih belum dinyatakan tidak mungkin dari beberapa dugaan penyebab ledakan. Dari hasil analisis sebelum dan setelah kejadian ledakan, penyebab ledakan bisa saja terjadi karena faktor keamanan dari pabrik yang kurang sehingga dapat terjadi malfungsi maupun kesalahan dari alat yang ada di dalam pabrik. Dengan kurangnya juga jumlah serta kemampuan dari pekerja, tentu bisa menjadi salah satu faktor terjadinya ledakan. Manajemen perusahaan selama ini masih dihadapkan dengan kondisi proses operasi internal pabrik yang bermasalah serta tidak adanya SOP perawatan yang tertulis jelas. Selain itu, terkait ijin dari penggunaan tangki penyimpanan zat kimia juga masih bermasalah dalam hal permintaan izin kepada agensi Negara Federal.

REFERENSI

http://www.konsultasik3.com/2013/04/ledakan-pabrik-di-texas-dalam.html diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://m.news.viva.co.id/news/read/407690-ledakan-pabrik-pupuk-texas-ciptakan-kawah-selebar-30-meter diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://202.149.89.254/komhukum-detail-internasional-2245-ledakan-di-texas-tewaskan-15-orang.html#.UZB8YlLvq00 diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://suarainformasion.blogspot.com/2013/04/gubernur-texas-sebut-ledakan-pabrik.html diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://www.latimes.com/news/nation/nationnow/la-fi-mo-west-fertilizer-co-had-spotty-regulatory-history-records-show-20130418,0,519911.story diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://www.huffingtonpost.com/2013/04/18/texas-fertilizer-plant-key-facts_n_3111720.html diakses pada tanggal 4 Mei 2013
http://www.reuters.com/article/2013/04/19/us-usa-explosion-fertilizer-idUSBRE93I04W20130419 diakses pada tanggal 4 Mei 2013

Kontributor : 

Rizky A. Setiawan (2508100036), Syahidan Hidaya (2508100054), Hendrick Hernando (2509100005), Yanuar Tri Nanda P. (2509100099)

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Human Reliability and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s