MERMOS: Pendekatan Human Reliability dengan Pertimbangan Aspek Kualitatif Human Factor

Ditulis oleh Danang Setiawan (2512204902)_Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri – ITS

dzHuman reliability bertujuan untuk memahami mekanisme kesalahan manusia (human error) melalui pembuatan model analisis. Metode analisis Human Reliability setidaknya terdiri dari dua kelompok metode yaitu: pendekatan probabilistik (PSA) dan pendekatan non probabilistik. Metode analisis human reliability berbasis PSA membantu untuk menganalisa kesalahan-kesalahan yang dapat mengarah pada kecelakaan kerja, melalui analisis skenario terjadinya kecelakaan kerja. Pengumpulan dan pengolahan data human reliability menjadi isu penting dalam analisis keandalan manusia karena berkaitan dengan kemudahan proses dan keakuratan hasil.

Kebanyakan analisis human reliability dilakukan dengan evaluasi aktifitas manusia selama beroperasi, apakah memiliki kemungkinan untuk mengarah pada kecelakaan kerja. Hasil yang didapat, yang berupa frekuensi terjadinya kesalahaan (error), dianalisis dengan pendekatan statistik, dengan tidak membedakan antara penyebab manusia dan teknis. Padahal dalam kondisi nyata, penting untuk memahami bagaimana aktifitas manusia dapat mengarah pada kesalahan dan kecelakaan kerja, dimana pendekatan ini memiliki kesamaan dengan pendekatan human factor.

Implementasi analisis human reliability, terdapat kesulitan dalam pengumpulan data dan penggunaan model. Dalam pengumpulan data sering terjadi penyimpangan data, seperti: ketidakstabilan data yang diamati, keterlibatan pada objek (manusia) yang diamati dan kebutuhan akan pengamat (observer) yang sangat ahli. Sedangkan dalam penggunaan model, untuk alasan simplifikasi analis seringkali menggunakan data dan model yang bersifat umum untuk analisis prediktif, yang dapat berdampak pada ketidak-valid-an hasil. Data human reliability pada dasarnya tidak dapat secara langsung digunakan sebelum diolah dan divalidasi oleh expert. Sehingga, pertimbangan kualitatif, berdasarkan observasi kualitatif menjadi lebih signifikan dalam menentukan probabilitas akhir observasi. Kondisi inilah yang melatarbelakangi EDF (Electricite de France) untuk membuat metode baru berbasis PSA yaitu MERMOS (Methode d’Evaluation de la Re´alisation des Missions Ope´rateur pour la Suˆrete´). Pendekatan MERMOS (Gambar 1) mencoba untuk memasukkan analisis kualitatif faktor manusia (human factor) ke dalam analisis model human reliability. MERMOS dikembangkan berdasarkan metode Technique for Human Error Rate Prediction (THERP)  dan Human Cognitive Reliability (HCR), dimana keduanya melakukan prediksi kesalahan manusia ke dalam probabilitas kesalahan. MERMOS menyederhanakan kedua metode, menggunakan pendekatan statistik dan evaluasi dari expert judgment berdasarkan data kualitatif yang didapat dari observasi aktivitas kerja nyata dan simulasi.

human reliability

 Gambar  1 Pendekatan MERMOS dalam Pengumpulan dan Pengolahan Data Human Reliability

Referensi:

LE BOT, P. 2004. Human reliability data, human error and accident models—illustration through the Three Mile Island accident analysis. Reliability Engineering & System Safety, 83, 153-167.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s