Manajer Perlu Mempertimbangan Human Behavior Dalam Melakukan Analisa Resiko

Ditulis oleh Wisda Mulyasari (2511204201)_Mahasiswa Pascasarjana Teknik industri – ITS

1xBagi anda yang memiliki profesi manajer tentu saja tidak asing lagi dengan manajemen resiko dan analisa resiko. Seiring dengan bertambah kompleksnya sistem bisnis, manajemen dan analisa resiko menjadi bagian yang sangat penting bagi mananajement process. Management process merupakan hal yang kritis terhadap kesuksesan operasi suatu sistem kompleks. Kualitas management process tergantung pada seberapa mampukah manajemen mengerti akan pentingnya analisa resiko dan keterbatasan analisa resiko yang digunakan. Disinilah manajer memiliki tanggung jawab terhadap manajemen resiko. Manajer harus mengerti asumsi dan keterbatasan analisa resiko yang digunakan.

Salah satu kesalahan manajer yang paling sering terjadi adalah salah dalam menggunakan metode dalam menganilisa reliability dan risk sehingga kurang dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat menyebabkan kegagalan.

Human behaviour dan human error merupakan kontributor yang sering menyebabkan kegagalan (failure) pada sistem. Salah satu metode analisis yang sering digunakan para manajer adalah dalam menghitung pengaruh resiko human error dan analisa reliability adalah   Human Reliability Analysis (HRA). Kelebihan HRA ini adalah merupakan metode yang lebih spesifik berhubungan dengan antisipasi dan assessing efek failure yang diakibatkan oleh human action dan bukan failure yang disebabkan oleh komponen fisik

Ketika membangun sistem yang kompleks, maka manajer perlu memonitor dan mengawasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Selain fokus terhadap kemampuan manajer dalam meng-assess resiko yang muncul dari human behaviour, hal lain yang tak kalah penting juga adalah mengenali sistem tersebut. Dalam prakteknya seharusnya HRA tidak hanya digunakan untuk sesuatu yang berhubungan hanya dengan individu saja namun juga perlu digunakan pada level organisasi. Manajer perlu memastikan bukan hanya pengaruh individual behaviour terhadap sistem namun juga seberapa baik struktur organisasi yang terbentuk dan sistem di dalamnya mampu berjalan dengan aman dan reliable. Selain itu juga, manajer harus memastikan struktur organisasi dan sistem tersebut mampu me-recover suatu kejadian yang tidak diinginkan.

Sedikit review ini diharapkan mampu memberikan informasi bagi manajer agar tidak terjadi lagi kesalahan dan kegagalan dalam mengatur sistem yang kompleks.

Referensi :

French Simon, Bedford Tim, Pollard J. T. Simon, Soane Simon. 2011. Human reliability: A critique and review for managers. Safety Science 49, 753-763.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s