Brain Computer Interface : Meningkatkan Kualitas dan Kamandirian Hidup Seorang Berkebutuhan Khusus

Ditulis oleh Retno Widyaningrum (2512204901)_Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri – ITS

brainmachineSeringkali seorang yang memiliki kebutuhan khusus merasa kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Kecenderungannya mereka membutuhkan bantuan orang lain dalam menjalankan aktivitasnya seperti mengambil barang, mengoperasikan komputer, dan aktivitas lainnya. Kemajuan teknologi harapannya mampu meningkatkan kemandirian mereka dan juga meningkatkan kualitas hidupnya. Namun kemajuan teknologi yang ada cenderung kurang mampu untuk menangkap kebutuhan dari seorang berkebutuhan dalam menjalankan aktivitasnya.

Suatu penelitian yang dilakukan oleh J.I. Sirvent Blasco, E. Ianez, A. Ubeda, dan J.M. Azorin pada jurnal yang berjudul Visual Evoked Potential based Brain-Machine Interface Application to Assist Disabled People mencoba membantu orang berkebutuhan khusus untuk melakukan beberapa aktivitasnya secara mandiri. Aplikasi dirancang adalah internet browser yang digunakan untuk mengakses internet dan mengontrol komputer. Aplikasi kedua adalah melakukan kontroling terhadap tangan robot yang digunakan untuk membantu seorang berkebutuhan khusus untuk mengambil barang yang diinginkan.

Lalu, bagaimanakah cara yang dilakukan untuk membuat seorang yang berkebutuhan khusus tersebut mampu menjalankan aktivitas tersebut sendiri? Peneliti melakukan percobaan dengan memasang Brain Computer Interfaces (BCIs) yang menggunakan sinyal otak untuk berkomunikasi dan mengoperasikan device. Sinyal otak terlebih dulu diregistrasi, diproses, dan diklasifikasikan untuk mendiferensiasi antara pola sinyal otak yang berbeda untuk mengetahui perubahan pada aktivitas otak. Pada gambar 1. Dipasangkan cap electrodes pada seorang user yang terhubung pada amplifier.

Picture16Gambar 1. Hardware yang digunakan pada Brain Computer Interface

Picture15Gambar 2. Peta Topographic Sinyal Otak Manusia

Cap electrodes akan mendeteksi aktivitas otak dan melakukan aktivitas yang diinginkan oleh seorang user. Aktivitas ini mampu meberikan impuls untuk melakukan akses internet dan melakukan controlling pada tangan robot untuk mengambil suatu objek dan berkomunikasi dengan menggunakan interaksi dengan orang lain dengan menggunakan perintah yang berkaitan dengan emosi serta keinginannya.

Teknologi brain computer interface mampu memudahkan seorang berkebutuhan khusus dalam menjalankan aktivitasnya tanpa bantuan orang lain dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Reference :

Blasco, J.L Sirvent, et.al. 2012. Visual Evoked Potential based Brain-Machine Interface Application to Assist Disabled People. Volume : 39 Page : 7908-7918

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s