Pentingnya Memperhatikan Bentuk Tuas Pengendali pada Mesin

Ditulis oleh Noris Dian Kusuma P (2512204001)_Mahasiswa Pascasarjarna Teknik Industri – ITS

1-s2.0-S002243751200103X-gr3

Pada saat ini banyak kecelakaan kerja yang terjadi akibat kesalahan pada saat operator mengontrol suatu sistem, apalagi jika terdapat banyak tombol atau tuas pengontrol yang tersedia pada bagian pengoperasian sebuah mesin. Kecelakaan yang terjadi bisa mengakibatkan luka-luka,cacat dan bahkan kematian. Hal serupa juga terjadi di US tepatnya pada tahun 1984 – 1994 terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh kesalahan operasi mesin roof bolter oleh operator dengan jumlah 16 kecelakaan. Kecelakaan ini terjadi di area pertambangan.

Oleh karena itu Lisa J .Steiner melakukan penelitian tentang hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan pada area pertambangan yang di sebabkan oleh kesalahan dalam mengoperasikan tuas kendali dari mesin roof bolter. Pada penelitian yang dilakukan oleh Lisa J.Steiner ini ada 16 partisipan yang terlibat,dimana mereka adalah para operator mesin roof bolter yang sudah ahli. Sebelumnya dilakukan wawancara secara langsung tentang ‘mengapa bisa terjadi kesalahan itu’,dan para partisipan umumnya menjawab bahwa mereka tidak melihat tuas pengendali pada saat mengoperasikan mesin roof bolter ini. Hal ini dikarenakan keadaan yang gelap di area pertambangan itu. Oleh karena itu maka pada saat tes di lakukan untuk mempermudah pengoperasian dari tuas pengendali ini maka pada bagian tuas pengendali dilakukan modifikasi bentuk dengan menggunakan bentuk yang berlainan untuk fungsi satu dengan yang lainnya.

Selain modifikasi tuas kendali juga dilakukan pemasangan lampu LED yang terpasang pada mesin roof bolter tersebut. Dimana ada 2 lampu LED yang digunakan yaitu untuk ayunan peledakan di gunakan lampu LED dengan warna merah yang di letakkan pada mesin pengontrol,sehingga pekerja lebih mudah melihat arah /ayunan lampu dan pada mesin bor menggunakan lampu LED dengan warna biru,lampu ini diletakkan pada titik di mesin bor yang berlawanan arah dengan lubang bor. Sehingga pekerja yang lain dapat melihat arah dari mesin roof bolter ini. Banyak orang menyepelekan tentang hal ini tetapi apabila salah pengoperasian maka bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal,sebaiknya hal ini bisa menjadi perhatian sebelum mendesain suatu alat/mesin.

Referensi:
Lisa J. Steiner., Robin Burgess-Limerick., Brianna Eiter., William Porter., Tim Matty. (2013). Visual feedback system to reduce errors while operating roof bolting machines. Journal of Safety Research, 44, 37-44.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s