Pengaruh Sandaran Kursi di Kendaraan

Ditulis oleh Noris Dian Kusuma P (2512204001)_Mahasiswa Pascasarjarna Teknik Industri – ITS

Sandaran kuimagesrsi sangat mempengaruhi kenyamaan pengguna. Bahkan banyak kendaraan yang mempunyai sandaran yang bisa di miringkan sampai 180 derajat, seperti pada mobil limosin,pesawat terbang dan kapal. Tapi hal ini hanya terkait dengan kemewahan saja. Pada transportasi umum sandaran juga sangat mempengaruhi kenyamanan dari penumpang maupun sopir. Maka untuk mempelajari hal itu Basil Basri dan Michael J Griffin melakukan penelitian yang berjudul “Memprediksi ketidaknyamanan dari badan ketika duduk dengan sandaran yang di miringkan”.

Pada penelitian ini ada 12 partisipan yang terlibat,mereka adalah laki- laki. Para partisipan merupakan mahasiswa dan staff dari Universitas Southampton. Penelitian di lakukan dalam waktu 3 hari yang terdiri dari 5 sesi yaitu tanpa sandaran, dengan sandaran yang yang di miringkan 0,30,60 dan 90°. Para partisipan diminta untuk duduk di kursi yang sandarannya bisa di ubah-ubah,kemudian di diberi  getaran tertentu selama 30 menit, Hal ini untuk mengetahui kenyamanan kondisi sandaran. Sedangkan untuk mengetahui ketidaknyaman kondisi sandaran maka partisipan diminta untuk duduk dan akan diberi getaran dan tanpa menggunakan sandaran selama 3-5 menit. Untuk mengetahui bagian tubuh yang tidak nyaman maka partisipan diminta duduk dan akan di beri getaran sebanyak 28 getaran selama 5 menit,dan di depan partisipan sudah terdapat peta tubuh sehingga partisipan tinggal menunjuk bagian mana yang tidak nyaman.

Dari penelitian yang telah dilakukan ini maka dapat disimpulkan bahwa pada saat adanya getaran, kursi tanpa sandaran dapat menyebabkan ketidaknyamanan begitu juga dengan kursi yang tegak. Ketidaknyaman yang dirasakan adalah rasa tidak nyaman pada anggota badan yaitu pada kepala dan leher. Sedangkan pada sandaran yang dimiringkan 30,60 dan 90° terasa lebih baik. Jadi keberadaan sandaran sangat mempengaruhi kenyamanan bagi penumpang dan sopir,pada saat ini banyak orang tidak memperhatikan hal tersebut sehingga menyebabkan kelelahan saat kita melakukan perjalanan menggunakan kendaraan terutama jika kita menggunakan kendaraan umum. Kebanyakan di kendaran umum hal seperti ini kurang di perhatikan. Untuk menghindari kelelahan yang terjadi sebaiknya kita sebagai pengguna lebih selektif dalam menentukan kendaraan yang akan kita gunakan agar kita merasa nyaman menggunakannya.

Reference:

Bazil Basri, & Michael J. Griffin. (2013). Predicting discomfort from whole-body vertical vibration when sitting with an inclined backrest.Applied Ergonomics, 44, 423-434.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Pengaruh Sandaran Kursi di Kendaraan

  1. alodia fernanda , 2510100063 says:

    Artikel diatas sungguh menarik, dikarenakan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kursi transportasi khususnya mobil atau bus dibagian driver masih kurang untuk memerlukan sandaran kursi yang bisa dimirinhkan. Padahal setelah dilakukan penelitian, sandaran kursi dengan kemiringan 30derajat, 60 derajat serta 90 derajat, lebih baik dibandingkan kursi yang memiliki sandaran yang tegak dankursi yg tidak memiliki sandaran. Akan tetapi penelitian tersebut belum bisa dikatakan akurat dikarenakan hanya melibatkan 12 org, sedangkan syarat minimal pengambilan sample adalah 30 org. Oleh karena itu diharapkan untuk penulis agar lebih selektif dalam memilih artikel, selain dapat menyampaikan informasi baru, artikel yang dimuat harus mengandung keakuratan data

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s