Apakah Komputer Efektif untuk Bisnis?

Ditulis oleh Istianah Muslim (2511204204)_Mahasiswa Pascasarjarna Teknik Industri – ITS

bisnis-online2

“Apa yang Anda rasakan ketika belanja online tetapi barang yang dibeli tidak sesuai dengan yang diharapkan? Atau ketika menggunakan mesin ATM,  tetapi jumlah uang yang bisa diambil terbatas per harinya sedangkan Anda membutuhkan jumlah uang yang lebih banyak?” Emosi? Kecewa? Perasaan itu wajar adanya, karena interaksi yang terjadi merupakan interaksi manusia dengan komputer, di mana komputer tidak bisa mewadahi penyampaian aspirasi manusia terhadap kekecewaan tersebut. Sebaliknya, bagaimana jika permasalahan tersebut muncul ketika Anda berinteraksi dengan manusia tanpa menggunakan media komputer? Apakah emosi dan kekecewaan tersebut akan sama? Untuk mendapatkan uraian penjelasan di atas, perlu kiranya Anda menyimak bahasan berikut.

Permasalahan tersebut sangat menarik untuk diteliti. Karena dalam kesehariannya, manusia tidak hanya berinteraksi dengan manusia, tetapi juga berinteraksi dengan komputer sebagai perwakilan manusia tersebut. Tampilan komputer dibuat semirip mungkin dengan manusia, mulai dari interface, suara dan kemudahan akses. Selain itu, penggunaan komputer juga dilakukan untuk menghemat waktu transaksi dan kemudahan interaksi manusia di mana pun dan kapan pun dibutuhkan.

Sebuah studi dilakukan oleh Shank (2013), untuk membandingkan interaksi manusia dengan komputer dan interaksi manusia dengan manusia dalam transakasi bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui emosi, kesan dan perlakuan pengguna terhadap kedua jenis perlakuan tersebut. Penelitian dilakukan di laboratorium sebuah universitas negeri di U.S. bagian tenggara dengan menggunakan eksperimen berbasis e-commerce. Subjek penelitian melakukan pembelian secara online terhadap berbagai jenis produk dengan kualitas yang berbeda-beda. Hasil yang ditunjukkan oleh penelitian ini adalah perubahan kualitas produk mempengaruhi reaksi pelanggan termasuk emosi dan kesan. Pembelian produk dengan kualitas tinggi lebih baik menggunakan komputer dari pada manusia. Sedangkan produk kualitas rendah butuh campur tangan manusia sebagai mediator dalam kontrol emosi dan perasaan pelanggan.

Jadi, apakah komputer efektif untuk bisnis? Untuk tampilan, komputer memiliki efek minimal terhadap bisnis, sedangkan untuk emosi, komputer memiliki efek yang lebih kompleks. Komputer tidak dapat meminimasi emosi manusia, dan interaksi dengan manusia lebih baik dalam hal ini. Untuk pemanfaatan waktu dan pelayanan penggunaan komputer lebih baik. Organisasi yang menggunakan manusia dipandang lebih bertanggung jawab dan terkendali daripada organisasi yang menggunakan komputer sepenuhnya dalam transaksi bisnis. Hal ini disebabkan karena jika emosi dan kekecewaan yang didapat oleh konsumen, berbagai reaksi bisa saja terjadi. Seperti, menyampaikan keluhan kepada orang lain dan melakukan tuntutan yang berlebihan. Hal ini tentunya dapat merugikan organisasi tersebut. Oleh karena itu, setiap organisasi harus cermat dan berhati-hati dalam menentukan pilihan penggunaan komputer atau tidak.

Referensi:

Shank, Daniel B. (2013). Are Computers good or bad for business? How Mediated Customer Interaction Alters Emotions, Impressions, and Patronage toward Organization. Computers in Human Behaviour 29, 715-725.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s