USER atau DESIGNER? Prioritas Kebutuhan dalam Pembangunan Sebuah Website

Ditulis oleh Nurul Hudaningsih (2512204003)_Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri – ITS

web-design“Siapa yang menguasai informasi, ia yang akan berkuasa”. Kalimat tersebut tidak asing bagi kita sebagai manusia yang hidup pada zaman teknologi dan informasi. Siapa saja yang tidak mengikuti perkembangan informasi maka ia akan tertinggal dan menjadi orang yang terasing dari lingkungannya. Dan fenomena yang ada sekarang adalah penggunaan media komunikasi tersebut untuk berbagai kepentingan. Untuk kepentingan akademik, politik, kenegaraan, ekonomi, hobi atau bahkan termasuk kepentingan bisnis (e-commerce). Dengan meningkatnya kebutuhan informasi yang besar ini, mendorong tumbuhnya berbagai media komunikasi dan penyedia informasi dengan jumlah yang besar pula. Media komunikasi yang mengalami perkembangan yang signifikan adalah media komunikasi yang berbasis internet, baik itu berupa website, blog, social media, atau layanan e-mail.

Peningkatan jumlah media ini menuntut para designer website untuk bekerja ekstra keras. Namun yang sering terjadi adalah kerja keras yang tidak disertai dengan prinsip tepat guna. Sedikit desainer yang melakukan analisis kegunaan dan keefektifan, tujuan dibangunnya sebuah website, dan siapa penggunanya. Para desainer sering menggunakan sudut pandangnya dalam membangun sebuah website. Sehingga website yang telah dibangun tidak mencapai sasaran, sedangkan informasi yang ingin disebarkan tidak dapat diserap dengan baik dan sempurna oleh user.

Human-Computer Interaction, salah satu kajian dalam Ergonomi yang membahas tentang hubungan yang terjadi antara manusia-komputer, memiliki suatu gagasan yang berbeda. Chevalier dan Kickav (2006) menyatakan bahwa seorang desainer website perlu memperhatikan kebiasaan user dan beban kerja user selama mengoperasikan website. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk mengukur perbedaan kemampuan yang dimiliki oleh desainer dan website user.  Sehingga tujuan dibangunnya sebuah website dapat tercapai serta informasi yang dihadirkan dalam website dapat dipahami oleh user dengan optimal.

Dalam penelitiaanya, Chevalier dan Kickav (2006) menggunakan 20 website user dan 8 orang desainer website professional. Dengan jumlah total relawan adalah 28 orang, telah disiapkan 2 jenis website yang akan dijadikan sebagai objek penelitian. 2 Jenis website tersebut terdiri dari website yang bersifat ergonomis dan website yang tidak ergonomis. Dengan 2 jenis website ini, ke-28 relawan diminta untuk menjawab tiga buah pertanyaan hingga tuntas. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut relawan diminta untuk menggunakan website yang telah disediakan. Parameter yang diukur dalam penelitian adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk menemukan informasi, jumlah langkah yang dilakukan serta beban kognitif yang dialami oleh relawan. Dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara website user dengan website desainer. Website desainer mampu menyelesaikan tugas atau pertanyaan yang diberikan dengan waktu, jumlah langkah, serta beban kognitif yang lebih baik daripada website user.

Dengan adanya hasil penelitian tersebut, seorang desainer perlu mempertimbangkan sudut pandang user dalam mendesain sebuah website. Sehingga website yang dibangun dapat efektif digunakan oleh user.

Referensi :

Chevalier, A. Kicka,M. ‘ Web Designers And Web Users: Influence Of The Ergonomic Quality Of The Web Site On The Information Search’.  International  Journal  Human-Computer Studies No. 64

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s