Teknologi Layar Sentuh untuk Penderita Cacat

Ditulis oleh Brav Deva Bernadhi (2511204203)_Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri – ITS

Teknologi sent1-s2.0-S0003687012001226-gr1uhan pada jaman sekarang ini telah menjadi gaya hidup (life style) di masyarakat luas. Alat elektronik seperti handphone, tablet pc, anjungan tunai mandiri (ATM) dan laptop telah menggunakan teknologi layar sentuh. Pengguna teknologi layar sentuh tidak hanya digunakan oleh orang biasa (tidak cacat), tetapi juga digunakan oleh beberapa orang penderita cacat. Penderita cacat disini adalah orang yang menderita penyakit seperti penyakit Parkinson, multiple sclerosis serta tremor. Dari permasalahan tersebut, (Karen B. Chen 2013) mengadakan suatu penelitian tentang bagaimana merancang teknologi layar sentuh yang nyaman digunakan oleh orang tidak cacat maupun orang penderita cacat. Terdapat 38 orang penyandang cacat dan 15 orang tidak cacat yang mengikuti penelitian tersebut. Peserta penelitian melakukan percobaan sebanyak 60 kali dengan menggunakan kombinasi dari lima ukuran tombol yang berbeda (10mm, 15mm, 20mm, 25mm dan 30mm) dan dua ukuran jarak antar tombol yang berbeda (1mm atau 3mm). Layar sentuh yang digunakan dapat dilihat pada gambar 1 di bawah ini.

Setelah dilakukan percobaan kepada orang tidak cacat dan orang penderita cacat, didapatkan kesimpulan bahwa ukuran tombol dan kecacatan secara signifikan mempengaruhi miss, error dan waktu untuk menyelesaikan setiap percobaan di interface layar sentuh. Kinerja pengguna dari kelompok tidak cacat dinilai baik yaitu pada ukuran tombol 20mm. Sedangkan kinerja dari kelompok cacat dinilai baik yaitu pada ukuran tombol 20mm ke atas (25mm – 30mm). Jadi dengan data kesimpulan tersebut, para desainer pencipta teknologi layar sentuh akan dapat mendesain teknologi yang nyaman bagi semua orang (tidak cacat ataupun penderita cacat).

Hasil dari penelitian (Karen B. Chen 2013) tersebut jika diterapkan pada perangkat elektronik yang menggunakan teknologi layar sentuh, akan menghasilkan kenyamanan bagi semua orang pengguna layar sentuh. Lebih khususnya pada penderita cacat yang ingin mempergunakan fasilitas umum seperti ATM akan sangat terbantu mempergunakan fasilitas tersebut.

Referensi

Karen B. Chen, A. B. S., Amrish O. Chourasia, Douglas A. Wiegmann, Mary E. Sesto (2013). “Touch screen performance by individuals with and without motor control disabilities.” Applied Ergonomics 44: 297-302.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Teknologi Layar Sentuh untuk Penderita Cacat

  1. Heliawati says:

    HELIAWATI-2510100078
    Kamis, 19 September 2013
    Menurut artikel yang sudah saya baca, bahwa perkembangan zaman menuntut kita untuk melakukan inovasi. Dengan adanya mata kuliah Aplikasi Ergonomi sangat bermanfaat bagi penderita cacat pada khususnya, dengan cara dapat menerapkan aspek-aspek ergonomi yang dirancang khusus pada penderita cacat. Artikel Teknologi Layar Sentuh untuk Penderita Cacat, menerapkan aspek ergonomi dengan cara merancang ukuran huruf yang lebih besar dan jarak yang lebih jauh antar huruf pada umumnya. Hal ini sangat berguna bagi penderita cacat apabila menggunakan handphone, tablet maupun ATM yang menggunakan sistem layar sentuh. Hal ini bertujuan agar penderita cacat tetap menikmati perkembangan zaman dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s