Interaksi Manusia dengan Komputer

Ditulis oleh Rozy Fatahurrohman (2509100088)_Mahasiswa Jurusan Teknik Industri ITS

human-computer-interactionBerbicara tentang interaksi manusia dengan komputer, maka tidak lepas dari pembahasan tentang hubungan antara manusia dengan hardware maupun software komputer. Pada kasus ini, akan lebih banyak membahas dari sisi hubungan manusia dengan hardware. Hardware yang dimaksud adalah perangkat keras yang terdapat dalam komputer, seperti monitor, keyboard, ataupun mouse.

Manusia dengan Monitor

Monitor merupakan media output untuk menampilkan/memperlihatkan informasi sehingga dapat dibaca dan diketahui oleh manusia. Monitor sering kali dikenal dengan istilah Video Display Unit (VDU). Perlu diketahui dalam penyampaian informasinya, monitor memancarkan beberapa jenis radiasi. Adapun jenis gelombang radiasi yang dipancarkan antara lain :

  1. Sinar – X
  2. Sinar Ultraviolet
  3. Gelombang Mikro
  4. Radiasi Elektromagnetik frekuensi rendah dan amat rendah

Berawal dari berbagai jenis radiasi yang dipancarkannya, ternyata gangguan kesehatan dapat muncul, seperti kelelahan mata, sakit kepala, sakit leher, sakit bahu, dan dermatitis. Maka dari itu, untuk mengatasi gangguan kesehatan yang mungkin timbul, perlu dilakukan langkah preventif sebagai berikut :

  1. Pakai  pelindung layar komputer (filter)
  2. Pilih layar komputer frekuensi rendah seperti LCD
  3. Jaga jarak pandang ideal mata dengan monitor, yaitu 45 cm
  4. Sesuaikan posisi layar dengan mata
  5. Sesuaikan pencahayaan
  6. Istirahatkan mata sejenak
  7. Seringlah mengedipkan mata
  8. Pakai kacamata lensa khusus untuk komputer
  9. Perbanyak konsumsi vitamin A

 Aplikasi Ergonomi

Gambar 1. Posisi Ideal antara Manusia dengan Layar Monitor

Manusia dan Keyboard

Keyboard merupakan peranti untuk mengetik atau memasukkan huruf, angka, atau simbol tertentu ke perangkat lunak yang dijalankan oleh komputer. Perlu diwaspadai dari penggunaan keyboard terlalu lama ini adalah cederanya pergelangan tangan akibat gerakan yang berulang-ulang. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah pada posisi pergelangan tangan terhadap keyboard. Seperti pada gambar berikut :

 Aplikasi Ergonomi

Gambar 2. Posisi Pergelangan Tangan pada Keyboard

Manusia dan Mouse

Mouse menjadi salah satu perangkat pembantu untuk memudahkan pengguna dalam menjelajahi komputer. Dalam penggunaan mouse ini, perlu diperhatikan hal berikut :

  1. Pegangan pada Mouse
  2. Pergerakan Mouse dari Siku
  3. Posisi Mouse yang Optimal
  4. Jaga Pergelangan Tangan
  5. Jaga Sirkulasi Peredaran Darah
  6. Jangan Pakai Sandaran Pergelangan Tangan
  7. Hindari Pergerakan Tangan yang Tidak Bebas
  8. Refleksi
  9. Pemilihan Bentuk Mouse

Dari kesembilan hal yang perlu diperhatikan ini memang memegang peranan dalam terjadinya atau tidaknya cedera pada saat pengoperasian yang cukup lama pada mouse. Adapun solusi yang dapat dilakukan yaitu penggunaan mouse saat diperlukan saja dan posisi yang tepat adalah sebagai berikut :

 Aplikasi Ergonomi

Gambar 3. Posisi Pergelangan Tangan terhadap Mouse

Kesimpulan

Secara keseluruhan beberapa perangkat keras diatas ini memiliki fungsi yang membantu pengguna dalam mengoperasikan komputer. Namun jika ditambah dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya, maka resiko cedera yang mungkin timbul saat pengoperasiannya dapat diminimalisir.

Referensi

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Interaksi Manusia dengan Komputer

  1. Berdasarkan artikel “Interaksi Manusia dengan Komputer”, dijelaskan secara rinci mengenai interaksi manusia dengan komputer (software atau hardware), seperti manusia dengan monitor, manusia dengan keyboard, dan manusia dengan mouse. Berdasarkan penjelasan dari masing-masing point tersebut, akan muncul beberapa human error berkaitan dengan aktivitas tersebut. Untuk point “Manusia dengan Monitor” dalam penyampaian informasinya, monitor memancarkan beberapa jenis radiasi, maka membutuhkan beberapa pencegahan (seperti yang dijelaskan diatas) agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merusak mata. Apabila tidak dilakukan pencegahan tersebut akan menimbulkan human error. Human error yang dapat terjadi adalah apabila menggunakan komputer, cahaya yang ditimbulkan dari monitor akan merusak mata apabila tidak menggunakan filter pada monitor komputer, tipe human error yang berlaku disini adalah Slips. Dimana dewasa ini banyak orang sudah mengetahui efek yang ditimbulkan namun tidak melakukan tindakan pencegahan tersebut, sehingga akan mengganggu aktivitas manusia dalam bekerja Untuk point manusia dengan keyboard, human error yang mungkin terjadi adalah kesalahan letak jari-jari sangat melakukan pengetikan dengan keyboard. Jenis human error ini adalah mistake. Banyak orang yang tidak mengetahui peletakan jari-jari diatas keyboard seperti jari kelingking kiri untuk pengetikan button apa saja, hal tersebut masih awam. Human error yang mungkin terjadi adalah jari-jari akan keseleo atau kram sehingga akan mengganggu aktivitas manusia dalam bekerja. Dan, untuk point manusia dengan mouse, human error yang akan terjadi adalah Violation, dimana manusia mengetahui prosedur peletakan dan penggunaan mouse pada umumnya tapi dilanggar. Contohnya, manusia mengetahui bahwa mouse diletakan disebelah kanan komputer, namun seringkali mouse tersebut diletakan jauh dari komputer sehingga akan menimbulkan tangan yang keram, sehingga akan mengganggu aktivitas manusia dalam bekerja.

  2. satya christa says:

    Suatu ide atau gagasan cemerlang sangatlah dibutuhkan, terutama bagi kemajuan peradaban manusia seperti lampu pijar, telegraf, dll. Awal mulanya muncul gagasan dan bahkan gagasan tersebut dianggap mustahil untuk dilakukan. Sebuah terobosan terjadi ketika gagasan-gagasan itu terwujud.

    Alangkah indahnya apabila gagasan atau ide yang ditampilkan dalam situs ini benar-benar bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia, khususnya artikel cara pemakaian komputer yang ergonomis di atas.

    Banyak kasus yang terjadi di Indonesia, bahwa gamers-gamers sejati, begitu mereka menyebut dirinya, tidak pernah berpikir tentang hal-hal yang disebutkan dalam artikel di atas. Mereka hanya memikirkan perasaan senang mereka saat bermain game komputer online. Bahkan ada yang mamanfaatkan game online sebagai mata pencaharian. Mereka melakukannya tanpa mempertimbangkan sisi ergonomis apa yang mereka lakukan.

    Sebuah kasus nyata, pengakuan seseorang yang menjadikan game online point blank sebagai mata pencahariannya, Ia bekerja secara berkelompok, Siang malam dengan bergantian mereka mengoperasikan komputer untuk meningkatkan level/pangkat karakter dalam permainan online tersebut. Apa yang mungkin terjadi dengan mereka atau tubuh mereka? mereka melakukannya tidak satu dua kali tetapi berkali-kali, berpindah dari satu daerah ke daerah lain di Indonesia, tempat orang yang menginginkan jasa mereka. Ironisnya, mereka melakukannya dengan tidak mempertimbangkan aspek ergonomis berinteraksi dengan komputer.

    Ternyata ada juga kasus seperti ini. Mungkin kita tidak bisa memaksa mereka untuk mengubah pilihan mereka untuk melakukan hal tersebut. Jika ide atau gagasan ini benar-benar bisa disosialisasikan dengan baik kepada para gamers sejati maupun gamers kategori lain, mungkin mereka bisa terbantu dengan gaya hidup yang mereka jalani.satya christa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s