Analisa Kecelakaan Mobil Akibat Sopir Mabuk

Ditulis oleh :
Nur Annisa Istiqomah [2507.100.133],
M. Pranda Alqarana [2507.100.135],
Farah Widyan H [2508.100.040],
Kadek Adit Pringgajaya [2508.100.075]
Syarif Hidayatullah [ 2508.100.119]
Mahasiswa Teknik Industri ITS – kelas Human Reliability.   

Kecelakaan lalu lintasangat  sering terjadi di negeri kita Indonesia. Hal ini tercermin dari berbagai kasus kecelakaan yang terjadi. Berikut ini merupakan berbagai kejadian kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah di Indonesia yang diambil dari artikel online Tempo.

Kecelakaan lalu lintas yang bertempat di Jakarta pada tanggal 22 Januari 2012 yang diakibatkan oleh seorang wanita bernama Afriani. Kecelakaan ini terjadi akibat sang pengemudi mengalami mabuk akibat pengaruh alkohol yang dikonsumsi. Sang pengemudi menabrak pejalan kaki yang sedang berjalan di trotoar di jalan ridwan rais, Jakarta. Kecelakaan ini mengakibatkan 9 orang meninggal. 

  1. Kecelakaan berikut ini diakibatkan oleh seorang mahasiswa bernama Adi Saputra sebagai pengendara dengan kendaraan berjenis Avanza hitam bernomor polisi B 1326 TKW menabrak dua sepeda motor yang sedang berhenti di jalan M.T. Haryono. Kejadian yang terjadi pada tanggal 16 November 2011 ini terjadi akibat pengendara mabuk. Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa namun kendaraan yang digunakan oleh korban mengalami kerusakan yang parah.
  2. Kecelakaan yang terjadi pada tanggal 30 Mei 2011 ini diakibatkan oleh staff kedubes Rusia dengan menggunakan mobil Toyota Altis milik keduataan Rusia berplat nomer CD 3769 menabrak sejumlah pekerja di jalan tol dalam kota arah Grogol pada dinihari. Pengendara disinyalir mengalami mabuk akibat mobil yang zigzag pada saat berkendara.
  3. Kecelakaan yang terjadi pada tanggal 18 Mei 2011 oleh seorang pengemudi yang mabuk menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna hitam. Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa namun mobil menabrak pembatas jalan dan rusak parah.
  4. Kejadian selanjutnya adalah kecelakaan pada tanggal 22 Maret 2011 akibat pengemudi yang mabuk dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero dengan nopol B 11 HMB yang terjun dari jalan laying tol Pelabuhan Tanjungpriok-Grogol. Kecelakaan ini mengakibatkan satu penumpang tewas dan enam orang lainnya yang ada di mobil terluka.
  5. Lalu juga terdapat kecelakaan pada tanggal 8 Januari 2011 yang dilakukan seorang pengemudi mobil porche dengan nopol B 8707 OM. Kecelakaan  ini tidak menimbulkan korban jiwa namun mobil menabrak pembatas jalan di Bundaran HI.
  6. Kejadian berikutnya adalah pengemudi mikrolet yang menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas di jalan layang Jati Baru Palmerah, Jakarta Barat. Kejadian ini terjadi pada dini hari pada tanggal 1 Juni 2010.
  7. Kejadian selanjutnya adalah kecelakaan yang terjadi pada tanggal 7 April 2010 oleh pengemudi mobil jazz yang memiliki nopol B 8531 MK. Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa namun mobil tercebur ke kolam bundaran HI dengan kecepatan tinggi dari arah jalan Sudirman.
  8. Kecelakaan yang terakhir ini terjadi pada tanggal 3 Februari 2010 yang dilakukan oleh pengemudi bernopol B 1493 CFA. Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa namun mobil menabrak sebuah rumah di jalan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Kecelakaan ini membuat pengemudi mengalami luka yang tidak terlalu parah.

Kejadian lalu lintas diatas ini merupakan kecelakaan yang terungkap oleh media massa. Masih banyak kejadian lalu lintas akibat pengemudi mabuk seperti pada berita yang terdapat di berita online kompas.com yang menyatakan angka kecelakaan terbesar yang terjadi pada daerah manokwari, Papua adalah kecelakaan lalin akibat pengemudi mabuk. Sebanyak 39 kasus kecelakaan yang terjadi sepanjang bulan Januari 2011 hingga Agustus 2011, 20 kasus diakibatkan pengemudi mabuk, sisanya 18 kasus karena tidak waspada dan 1 kasus diakibatkan melanggar rambu-rambu lalin. Akibat dari kecelakaan ini adalah 17 orang tercatat meninggal dunia, 26 luka berat dan 50 orang luka ringan. Sebanyak 28 kasus terjadi di perkotaan dan sisanya terjadi di pedesaan. Sedangkan umur pelaku kecelakaan rata-rata remaja diantaranya 19 orang berusia 16 tahun-25 tahun. Sisanya berusia 26 tahun hingga 35 tahun.

            Kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi mabuk ini dapat dari keterangan diatas dapat diambi kesimpulan bahwa kecelakaan ini sering sekali terjadi pada dini hari pada perkotaan dimana pada dini hari tempat hiburan malam yang menyediakan minuman keras sudah buka. Selain itu pengemudi merupakan remaja dan dewasa yang berusia produktif dimana sudah dianggap layak untuk memiliki SIM dan pada usia 18 tahun ke atas sudah dapat diperbolehkan meminum minuman keras. Pengemudi yang dipengaruhi oleh minuman keras akan tidak dapat berkonsentrasi jika menyetir sehingga dapat mengakibatkan kesalahan prosedur dalam menyetir dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Hal ini sebenarnya dapat dilihat pada sumber masalah yaitu miras. Peredaran minuman keras masih tetap berlanjut meskipun sudah terdapat peraturan daerah yang menjelaskan tentang pelarangan peredaran minuman keras. Namun pelarangan peredaran minuman keras ini dapat berakibat pada lesunya industry minuman keras. Hal ini mengakibatkan pemilik modal akan industry minuman keras melakukan protes kepada pemerintah. Kemudian protes ini dijawab oleh keputusan presiden nomer 7 yang mengatakan bahwa peraturan daerah dapat ditangguhkan selama pemilik modal memiliki kuasa. Oleh karena itu, minuman keras masih tetap beredar.

            Jika dikaitkan dengan perda larangan peredaran minuman keras dan adanya keputusan presiden, konsumsi minuman keras merupakan hak setiap individu. Namun kecelakaan lalu lintas akibat mabuk yang dipicu oleh miras seharusnya tidak terjadi. Miras dapat mempengaruhi kondisi seseorang yang mengarah pada tidak terkonsentrasinya pikiran namun dalam berkendara, pengemudi diwajibkan untuk berkonsentrasi. Oleh karena itu, pengemudi dianjurkan untuk mengendara tidak dalam keadaan mabuk. Hal ini dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Kejadian ini dapat dipersingkat dalam sebuah diagram sequence dibawah ini.

Diagram of Sequence

Gambar 1. Diagram of Sequance

Dari diagram of sequence diatas kecelakaan yang terjadi karena supir mabuk didasari oleh longgarnya peraturan pemerintah. Dimana terjualnya secara bebas minuman keras yang akhirnya dikonsumsi masyarakat secara bebas juga. Tentunya dengan mengkonsumsi secara bebas penjual tidak bertanggung jawab dengan apa yang terjadi pada pembeli. Dan kurang kesadaran dari peminum Miras yang akhirnya mereka mengendarai kendaraannya dalam kondisi mabuk. Dimana dengan kondisi mabuk pengemudi itu akan sulit untuk berkonsentrasi. Hilangnya konsentrasi sangat rentan sekali menyebabkan kecelakaan.

            Diagram of sequence ini merupakan diagram sebab akibat akan suatu kejadian. Sehingga setiap kejadian yang terjadi dilakukan identifikasi penyebab-penyebabnya.Setelah dibuat diagram of sequence, dibuatlah fault tree analysis yang digunakan untuk mengidentifikasi resiko yang berperan terhadap terjadinya kegagalan. Identifikasi fault tree analysis ini berasal dari sebuah kecelakaan mobil yang pada salah satu penyebabnya adalah akibat dari kondisi supir yang mabuk. Sehingga untuk mengidentifikasinya dengan mengawali dengan asumsi kegagalan atau kecelakaan dari kejadian puncak (Top Event) kemudian merinci sebab-sebab suatu top event sampai  kepada suatu kegagalan dasar, berikut adalah FTA dari kondisi kecelakaan mobil:

FTA kecelakaan mobil

Dari gambar diatas dapat diketahui kondisi pengendara yang sedang mabuk merupakan salah satu penyebab dasar terjadinya kecelakaan  mobil yang disebabkan oleh faktor manusia.

            Dari beberapa kasus kecelakaan yang terjadi rata rata disebabkan oleh minuman keras. Dimana banyak terjadi di malam hari saat banyak pengunjung hiburan malam yang pulang dengan keadaaan mabuk. Pengemudi yang dipengaruhi oleh minuman keras akan tidak dapat berkonsentrasi jika menyetir sehingga dapat mengakibatkan kesalahan prosedur dalam menyetir dan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Jika dilihat dari Fault Tree Analysis mabuk merupakan salah satu penyebab dasar terjadinya kecelakaan  mobil yang disebabkan oleh faktor manusia. Oleh karena itu mengendarai kendaraan dengan posisi mabuk sangatlah berbahaya. Bukan hanya berbahaya untuk dirinya dan penumpang yang ada di mobil itu saja. Kecelakaan itu juga dapat membahayakan nyawa orang yang ada disekitar jalan yang tidak berdosa. Seperti yang terjadi pada kecelakaan xenia tugu tani. Nyawa disana melayang sia sia karena ulang dari remaja yang sedang mabuk setelah menelan pil narkotika.

            Karena banyaknya kasus kecelakaan yang disebabkan pengemudi mabuk yang disinyalir mereka pulang dari hiburan malam, maka sebaiknya disini kepolisian dan pihak manajeman hiburan malam dapat saling bekerja sama. Meskipun larangan mengemudi dalam keadaan mabuk sudah diterapkan oleh kepolisian tetapi tetap saja banyak orang yang menyetir dalam keadaan mabuk. Itu karena tidak semua orang yang mabuk dan mengendarai kendaraan dapat di periksa oleh polisi. Karena selain keterbatasan anggota juga perederan miras sangatlah  luas. Sehingga cukup menyulitkan bagi kepolisian untuk selalu memantau orang orang yang mabuk dijalan. Oleh karena itu kerjasama antara hiburan malam sebagai penjual minuman keras dan kepolisian sangatlah perlu. Dimana jika setiap pengunjung yang keluar dari tempat hiburan dengan keadaan mabuk dan akan pulang dengan menyetir kendaraan sendiri dapat dicegah. Pihak hiburan juga harus menyediakan taksi di tempat hiburannya agar setiap orang yang mabuk dapat pulang dengan menggunakan jasa taksi tanpa harus menyetir sendiri. Selain itu juga polisi diharapkan sering mengadakan razia di sekitar daerah yang banyak terdapat tempat hiburan malam. Sehingga pengemudi yang sedang mabuk dapat langsung terjaring.  Pihak pengusaha minuman keras juga sebaiknya melakukan visualisasi peringatan akan bahaya minuman keras, seperti peringatan dini seperti pada iklan rokok. Selain itu, penyebab kecelakaan akibat miras juga dapat ditekan dengan meningkatkan kesadaran diri sendiri atau diri masing-masing individu dengan cara lebih meningkatkan motivasi akan pentingnya keselamatan diri. Jika semua itu dapat jalan selaras kejadian kecelakaan karena pengemudi mabuk dapat ditekan.

 Referensi

Tempo. 2012. 9 Kasus Tabrak Maut Akibat Sopir Mabuk. http://www.tempo.co/read/news/2012/01/25/064379440/9-Kasus-Tabrak-Maut-Akibat-Sopir-Mabuk diakses pada tanggal 07 Juni 2012.

Harthana, Timbuktu & Mulyadi, Agus. 2011. Penyebab Terbesar Mabuk Akibat Miras. http://regional.kompas.com/read/2011/09/20/19180034/Penyebab.Terbesar.Mabuk.Akibat.Miras diakses pada tanggal 07 Juni 2012.

Sugiarti, Tri. 2012. Pencabutan Perda Miras : Melanggengkan Kemaksiatan. http://news.detik.com/read/2012/01/18/135915/1818766/471/pencabutan-perda-miras-melanggengkan-kemaksiatan diakses pada tanggal 07 Juni 2012.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Analisa Kecelakaan Mobil Akibat Sopir Mabuk

  1. 2509100044 - Mei Nindya Putri says:

    artikel diatas sagat menarik, karena dapat nenberikan gambaran kepada masyarakat mengenai kondisi jalanan di malam hari yang banyak memakan korban akibat supir yang mabuk. Saran yang diberikan juga menarik. Dengan dilakukannya kerja sama antara pemilik hiburan malam dan kepolisian, kejadian akan dapat direduksi. Seaharusnya kepolisian berjaga di tempat hiburan malam, sehingga pada saat pengunjung hiburan malam akan meninggalkan lokasi sebaiknya dilakukan pemeriksaan. Dengan seperti itu pengendara yang mabuk dapat berkurang dan kecelakaan pada malam hari dapat dikurangi.

  2. SYAHIDANHIDAYA_2508100054 says:

    Penjelasan dari analisa diatas menurut saya sudah bisa dikatakan benar. Jika kejadian tersebut merupakan human error yag disebabkan oleh pengemudi. Pengemudi tersebut sebenarnya mengtehaui bahwa dirinya sedang tidak dalam kondisi yang baik untuk mengemudi, tetapi pengemudi tetap memaksa untuk mengemudi sehingga terjadi kecelakaan yang menabrak pejalan kaki. Untuk solusi yang diberikan sudah benar. akan baik lagi jika hukuman untuk pengemudi yang sedang mabuk diberikan sangsi yang lebih, sehingga para pengemudi semakin hati hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s