TEKNOLOGI TERKINI, DETEKTOR PADA HELM MILITER

Ditulis oleh Sandy Yudha (2511 204 001), Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri, ITS

 Sejarah Helm Militer

Sejarah kemunculan helm telah lahir sejak zaman Yunani kuno. Pada zaman ini helm merupakan bagian dari teknologi perang yaitu sebagai pelengkap dari baju zirah/baju besi. Melihat peranannya yang cukup penting untuk melindungi kepala penggunanya dari ancaman senjata-senjata musuh maka helm terus berkembang luas. Helm dianggap sebagai pelindung paling efektif bagi kepala dari tebasan senjata lawan, lesatan anak panah, atau bahkan bidikan peluru berkecepatan rendah.Alhasil hingga zaman Romawi Klasik, abad pertengahan sampai akhir abad 17, keberadaan helm sebagai perlengkapan pakaian perang ini terus berkembang secara luas, baik di Eropa bahkan sampai ke Jepang. Sayangnya perkembangan senjata api sangatlah cepat. Sejak pecahnya Perang Dunia II hingga sekarang ini pun helm masih diwajibkan sebagai peralatan standar bagi prajurit. (Beni Rusdiant) .

 Perancangan Helm

Dalam melakukan proses perancanganhelm, ada tahap-tahap yang harus dilalui(Ulrich & Eppinger, 2000). Tahapan-tahapantersebut adalah sebagai berikut:

  1. Identifikasi kebutuhan pengguna helm

Identifikasi kebutuhan pengguna merupakan bagian penting dari fase pengembangan produk sebab digunakan untuk menetapkan spesifikasi produk, membuat konsep produk dan menyeleksi konsep produk untuk pengembangan selanjutnya.

  1. Pembuatan konsep helm dan spesifikasi

Proses penyusunan konsep yang terstruktur akan mengurangi kemungkinan kesalahan/masalah yang merugikan. Kemudian penyusunan spesifikasi rancangan.

  1. Pemilihan konsep helm

Penyelesaian konsep merupakan proses menilai konsep dengan pertimbangan kebutuhan pengguna dan kriteria lainnya dengan membandingkan kekuatan dan kelemahan konsep serta memilih satu atau lebih konsep untuk penyelidikan atau pengembangan lebih lanjut.

  1. Uji konsep helm

Setelah pelaksanaan Pemilihan konsep helm, langkah berikutnya adalah Uji konsep helm dimana konsep ini digunakan untuk meyakinkan bahwa kebutuhan pelanggan telah terpenuhi.

  1. Pembuatan Prototype/PengembanganProduk

Pembuatan Prototype ini digunakan untuk menjelaskan fungsi produk, aspek ergonomi dan kesuaian dengan kebutuhan pengguna helm.Cedera Otak Traumatik

Cedera otak traumatik adalah kerusakan fisik mendadak pada otak. Kerusakan disebabkan karena kepala menghantam dengan keras atau sesuatu yang menembus tengkorak dan merobek otak. Dampak dari cedera otak traumatis adalah kesulitan suara, menelan, berjalan, keseimbangan, dan koordinasi.

Masalah kognitif dan komunikasi cedera otak traumatik paling baik ditangani sejak awal. Terapi dini ini akan sering berpusat pada meningkatkan kemampuan alertness dan atensi. Mereka akan memfokuskan pada meperbaiki orientasi orang, tempat, waktu, dan situasi, dan menstimulasi pemahaman bicara.

IV. Kemampuan Helm Dalam Mengkualifikasikan Paparan Ledakan

Cidera otak traumatis (TBI) salah satu dampak dari konflik di Irak dan Afganistan. Perkiraan konservatif menyebutkan jumlah tentara Amerika Serikat yang mengalami TBI lebih dari 200.000 orang. Kondisi tersebut akibat tenaga medis hanya bergantuk oleh tanda-tanda visual terhadap kemungkingan TBI.

Perkembangan teknologi terkini pada helm (21 Mei 2012), menyediakan sarana kuantitatif untuk mengukur paparan ledakan. Sehingga memberikan mekanisme bagi tenaga medis untuk lebih mengidentifikasi tentara Amerika Serikat yang beresiko TBI. Indeks ini mengumpulkan data kuantitatif untuk memudahkan tenaga medis melalui alat skrining dan data guna mekanisme TBI.

Selama konflik di Irak dan Afganistan, tentara Amerika Serikat mengalami cidera pecahan peluru dan tidak melaporkan paparan ledakan kepada petugas medis saat melakukan pengobatan kepadanya.

Mekanisme teknologi terbaru dengan tanda lampu berwarna kuning, menunjukkan paparan moderat selama terkadi selama peperangan dan pasca peperangan. Setelah penunjukan warna kemudian petugas medis mendownload data dari alat pengukur dan mengikuti mekanisme standar untuk mengevaluasi tentara Amerika Serikat beresiko TBI.

Referensi

  1. Beni Rusdianto. Redesain helm militer untuk siswa TNI AL di pusat latihan pendidikan dasar militer, KOBANGDIKAL
  2. Ulrich, Karl. T. Steven. D. Eppinger, 2000, perancangan dan pengembangan produk, terjemahan, edisi pertama, Salemba Teknika, Jakarta.
  3. http://www.darpa.mil/NewsEvents/Releases/2012/05/21.aspx
  4. http://iamthejerkant.blogspot.com/2010/05/cedera-otak-traumatik-adalah-kerusakan.html


About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi. Bookmark the permalink.

One Response to TEKNOLOGI TERKINI, DETEKTOR PADA HELM MILITER

  1. Judul artikelnya cukup menarik, namun apa yang saya baca diatas kurang mempresentasikan judul, karena pada bagian awal artikel saya mengira ini adalah artikel yang menjelaskan tata cara bagaimana cara membuat helm. mungkin selanjutnya lebih dijelaskan lagi lebih dalam lagi, bagaimana helm tersebut bisa bermanfaat bagi tentara, dan apakah penerapan teknologi ini cukup berimbang antara modal penerapannya, dengan manfaat yang diberikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s