Analisa Kecelakaan Bus Sumber Kencono

Ditulis oleh : Pranda Alqarana [2507100135], Mahasiswa Teknik Industri ITS – kelas Human Reliability

Bus Termaut Se- Jawa timur, itulah sebutan bagi bus Sumber kencono yang diberikan oleh Viva News dot com. Pemberian julukan ini tidak asal begitu saja, jika dilihat dari data kecelakaan bus sumber kencono dari tahun 2009 sebutan itu sangat ber alasan. Menurut Okezone dot com Tahun 2009 : terjadi 31 kasus. Dengan rincian di Sidoarjo empat kejadian (4 MD,1 LB), Jombang dua kejadian (1 MD, 1 LR), Ngawi 14 Kejadian (9 MD, 16 LB, 21 LR), Nganjuk tujuh kejadian (2 LB, 11 LR) dan Madiun empat kejadian (3 MD, 1 LB, 2 LR). Pada 2010 ada 31 kasus. Dengan rincian, di Sidoarjo lima kejadian (8 MD, 2 LR), Mojokerto empat kejadian (2 MD, 6 LB dan 9 LR), Jombang empat kejadian (4 MD, 3 LR), Ngawi 10 kejadian (3 MD, 6 LB, 6 LR), Nganjuk dua kejadian (2 LB), dan Madiun enam kejadian (2 MD, 2 LB dan 2 LR). Selanjutnya pada 2011 ada 13 kasus. Dengan rincian Sidoarjo satu kejadian (Korban nihil), Mojokerto dua kejadian (1 MD, 1 LR), Jombang tiga kejadian (1 MD), Ngawi dua kejadian (1 MD, 2 LB, 2 LR), Nganjuk dua kejadian (1 MD, 1 LR), Madiun tiga kejadian (13 MD, 3 LR). Kemudian terakhir, Senin (12/9/2011) dengan korban 20 tewas. Dari data diatas sudah terlihat begitu mautnya Bus sumber kencono dalam menjalankan trayeknya. 

Kebanyakan kecelakaan disebabkan oleh Human Error. Dimana Supir dari Bus Sumber Kencono memacu Busnya secara ugal-ugalan di jalan dalam melaksanakan tugasnya. Ditambah lagi Bus sumber Kencono kebanyakan Beroperasi di wilayah Tengah yang dimana Jalurnya jauh lebih padat penduduk daripada jalur pantura. Seperti pada Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Sumber Kencono di KM 155 Desa Jeruk Gulung, Balarejo, Madiun, Jawa Timur Minggu 1 Januari 2012 dinihari. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi, menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, diketahui bus melaju dari arah Surabaya dengan kecepatan tinggi sekitar 100 km/jam. Dari arah berlawanan juga sedang melaju rombongan kendaraan roda dua dengan cara berbanjar di jalan raya. Kemudian, bus menabrak salah satu motor hingga terseret sepanjang 50 meter. Usai menabrak, sopir bus banting setir ke kiri, ke bahu jalan yang kondisi tanahnya belum padat. Tak ingin masuk sawah, sopir kembali mengarahkan kemudi ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan, saat itu bus sempat menabrak warung. Sopir kembali membanting setir ke kiri lagi, namun bus terpelanting dan jatuh. Akibatnya, Polres Madiun menetapkan pengemudi Bus Sumber Kencono Agus Widodo sebagai tersangka. Sopir itu dijerat melanggar Pasal 310 ayat 4 Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.  Dari hasil perbincangan dari supir bus dari Po lain, armada sumber kencono memang memiliki kondisi bus yang rata rata bagus, dan mesin yang tangguh. Karena kebanyakan armada bus sumber kencono produksi tahun 2009 dan 2010. Jika dilihat dari pernyataan supir Bus ini sangat kecil kecil kemungkinan kecelakaan disebabkan oleh buruknya kualitas Bus. Menurut hasil dari pembicaraan dengan Supir Bus lagi, Supir Bus menjalankan Busnya secara ugal ugalan bukan tidak beralasan, mereka harus mencapai tujuan dengan cepat dan meneruskan kembali ketujuan selanjutnya agar dapat mendapatkan penumpang sebanyak banyaknya. Hal ini disebabkan karena rata rata mereka mengejar setoran. Karena manajeman  menerapkan system setoran kepada armadanya. Sehingga semakin banyak penumpang yang didapat keuntungannya pun semakin besar pendapatan dapat masuk kantong supir dan kernetnya. Sehingga wajar jika supir Bus selalu menjalankan Bus ugal ugalan untuk dapat melebihi target setoran mereka. Jadi hipotesa pertama penyebab utama kecelakaan Bus ini adalah karena Human Eror yang dilakukan oleh supir atau kernet Bus. Human Error dapat didefinisikan suatu keputusan, tindakan yang mengurangi atau potensial untuk mengurangi efektifitas keamanan atau performansi suatu sistem (Mc Cormick, 1993).

Memang tidak semua kejadian dari kecelakaan yang melibatkan bus sumber kencono adalah salah dari armada sumber kencono. Salah satu contoh adalah kejadian Bus sumber kencono dengan Honda accord yang menewaskan 2 orang dan 12 korban luka pada februari 2012 lalu. Kejadian ini disebabkan oleh pengemudi Honda accord sedang mabuk dalam mengendarai mobilnya. Sedan itu melakukan zig zag yang memakan jalur lawan, diaman waktu bersamaan bus sumber kencono melaju dari arah berlawan dan menabrak sendan tersebut dan akhirnya Bus Sumber Kencono masuk Jurang. Dari hasil kesimpulan diatas kebanyakan kontribusi terbesar kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh Human eror. Oleh sebab itu sebaiknya pengemudi memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan yang bisa juga merugikan banyak orang. Selain itu juga sebaiknya manajeman dari Bus sebaiknya memilih system setoran yang bijak, sehingga tidak terjadi supir Bus rebutan penumpang untuk dapat melebihi setorannya, memang cara ini bagus untuk member trigger pada armadanya agar kerja keras, tetapi cara ini juga dapat membahayakan masyarakat jika tidak dilakukan dengan hati hati dan bertanggung jawab. Dari berbagai hal yang menyangkut permasalahan manusia dalam berinteraksi dengan produk, mesin ataupun fasilitas kerja lain yang dioperasikannya, manusia seringkali dipandang sebagai sumber penyebab segala kesalahan, ketidakberesan maupun kecelakaan kerja (human error) [Wignjosoebroto, 2000].

Referensi

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Analisa Kecelakaan Bus Sumber Kencono

  1. Rahmi Amalia - 2509100148 says:

    Pembahasan mengenai human error sangat menarik. Di Indonesia, banyak sekali terjadi kasus kecelakaan lalu lintas bukan karena keadaan alat transportasi yang buruk, melainkan karena adanya human error. Selain penyebab di atas, Human error bisa juga terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pelatihan untuk supir Bus sehingga mengakibatkan adanya kecerobohan supir Bus. Untuk itu, sebaiknya pihak Manajemen harus meningkatkan pengetahuan supir Bus dan memperbaiki system agar kecelakaan seperti ini dapat dihindari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s