Aspek Pencahayaan dalam Ergonomi

Oleh: 25081001120

Apa itu Ergonomi? Ergonomi menurut saya dapat di definisikan sebagai penyesuain pekerjaan atau aktivitas terhadap pekerja.  Ergonomi bertujuan untuk mendesain stasiun kerja,  proses kerja, dan peralatan yang sesuai dengan penggunanya. Dalam topik yang saya bahas kali ini adalah office ergonomi, dimana office ergonomi merupakan aplikasi ergonomi dalam mendesain stasiun kerja mulai dari layout, pencayahaan, dan pemilihan peralatan supaya menyesuaikan dengan pekerja. Terdapat beberapa objek yang sering menjadi fokus dari office ergonomi yaitu kursi, meja, komputer, laptop, dana cahaya. Untuk selanjutnya akan dibahas lebih dalam mengenai cahaya (ligthning).

Kerja di kantor biasanya menuntut adanya pencahayaan yang bagus untuk menghindari mata lelah, membuat lebih nyaman, dan meningkatakn produsktifitas. Namun meskipun begitu masih terdapat faktor resiko yang berhubungan dengan pencahayaan yaitu awkward posture dan vision problem.

Awkward Posture.

Dalam pencahayaan ada 3 faktor yang berkontribusi terjadinya manusia melakukan awkward posture.

1. Glare (silau), merupakan masalah umum yang sering muncul dalam pencahayaan. Glare dapat menimbulkan kesusahaan dalam melihat monitor dan membuat mata cepat lelah. Terdapat 2 macam glare, yaitu:

a. Dirrect Glare, terjadi ketika sinar lampu langsung ke mata.

b. Indirrect Glare, terjadi ketika sinar lampu yang menuju ke mata merupakan pantulan dari     suatu permukaan.

2. Poor lighting, tingkat pencahayaan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dan tidah bisa diatur.

3. High intensity, pencahayaan dengan intensitas tinggi sehingga mengaburkan gambar pada monitor.

Visual Problem

                Visual problem terjadi karena awkward posture, glare, dan poor lightning. Pencahayaan yang salah dapat menyebabkan visual problem sebagai berikut.

a. Mata kering, perih, dan pedas.

Biasanya disebabkan karena lampu yang terlalu gelap disamping cahaya monitor yang terlalu terang. Kekontrasan antara lampu dan cahaya monitor inilah yang sering menyebabkan mata pedih dan berair.

b. Pandangan yang kabur.

Pandangan kabur biasanya disebabkan karena terlalu lama memandang layar monitor yang terang dan intensitas cahaya lampu yang terlalu tinggi.

c. Pusing kepala.

Pusing kepala sering disebabkan karena terlalu lamanya memandang monitor yang terlalu terang dengan warna yang terlalu tajam.

d. Pegal-pegal pada leher, punggung atas, dan bahu.

Hal ini disebabkan karena awkward posture. Untuk melihat yang kurang jelas manusia cenderung melihat monitor lebih dekat sehingga punggung, bahu, dan leher tertarik maju. Dalam waktu yang lama bisa menyebabkan pegal-pegal.

Bagaimanakah caranya untuk mengurangi silau? Ada beberapa tip yang bisa membantu untuk mengurangi silau dari lampu.

a. Posisikan monitor tegak lurus ke jendela dan berada diantara panel lampu.

Posisi tegak lurus terhadap jendela membuat kita membelakangi jendela sehingga mata kita tidak mendapat cahaya dari luar. Peletakan diantara panel lampu dimaksudkan supaya monitor tidak memantulkan cahaya lampu.

b. Gunakan tirai untuk mengatur cahaya matahari/cahaya dari luar.

c. Hilangkan sumber cahaya yang memberikan silau langsung ke mata.

Menghilang bisa jadi benar-benar dihilangkan atau bisa juga dipindah posisinya.

d. Hilangkan sumber cahaya yang memberikan pantulan sinar ke mata.

e. Gunakan layar monitor LCD.

Layar monitor LCD memantulkan cahaya lebih kecil daripada layar monitor biasa.

f. Atur sudut monitor menjauh dari cahaya.

Hal ini bertujuan mengurangi cahaya yang dipantulkan oleh layar monitor.

g. Gunakan filter pada lampu atas.

Penggunan filter pada lampu atas bisa membuat cahayanya menjadi tidak langsung ke mata sehingga tidak terlalu silau.

i. Gunakan jendela berwarna

Jendela yang berwarna dapat mengaburkan cahaya sehingga cahaya matahari tidak terlalu silau

j. Gunakan filter anti silau pada layar monitor.

Pada intinya pencahayaan pada office ergonomi bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada manusia khususnya mata sehingga mata tidak lelah, perih, dan pedas. Kenyamanan ini dapat dihasilkan dari desain stasiun kerja khususnya posisi lampu dan layar monitor sehingga memberikan efek pencahayaan yang pas bagi mata. Dengan desain yang pas maka dapat menekan kemungkinan terjadinya resiko dari Lightning Hazard.

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Aspek Pencahayaan dalam Ergonomi

  1. 2509100075_windarti listyarini says:

    artikel ini cukup memberikan informasi yang lengkap untuk menghindari posisi lampu yang tidak ergonomis. seringkali pencahayaan yang buruk mengakibatkan kepala pusing dan mata cepat lelah. hal ini sering terjadi terutama jika bekerja pada malam hari sehingga pencahayaan sangat bergantung pada sinar lampu. sehingga jika pencahayaan buruk ditambah dengan LED dari layar monitor memiliki brightness yang cukup tinggi. Dengan adanya artikel ini membantu banyak pembaca(terutama bagi yang sering mengerjakan tugas atau bekerja dengan laptop terus menerus)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s