Mengapa harus HTA???Bedanya dengan WBS???

Oleh: 2508.100.107

Hierarchical Task Analysis atau yang biasanya disingkat HTA merupakan salah satu alat telaah yang bisa melakukan pengkajian kesalahan terhadap manusia. Menggunakan prinsip kerja dengan cara melakukan pengejawantahan terhadap komponen tugas mulai dari atas ke bawah (top-down), penelaah dapat sangat terbantu dalam mencari sumber kesalahan. HTA menggunakan prinsip kerja yang sangat sederhana. Tiap komponen tugas atau task, di breakdown menjadi komponen kerja lagi yang lebih kecil sampai semua komponen penugasan dapat dituliskan secara sangat spesifik. HTA dapat dipergunakan untuk menganalisa pekerjaan yang sifatnya non-repetitive.  Mengapa harus non-repetitive action?  Karena komponen kerja yang akan dideskripsikan nantinya merupakan pekerjaan yang tidak dilakukan secara monoton, bukan merupakan pekerjaan yang berulang, selalu dilakukan dalam tiap periode pengerjaan.

Hal inilah yang menjadikan HTA sebagai tools yang paling tepat untuk digunakan. Sementara kita ketahui bersama, bahwa studi gerak yang sering dan umum ditelaah adalah pekerjaan yang sifatnya repetitive. Sebut saja seperti metode Motion Study (Method Time Measurment), atau studi gerak dan Stopwatch Time Study atau studi jam henti. Kedua tools tersebut digunakan untuk pekerjaan yang sifatnya terus berulang, memiliki siklus tertentu. Analisa pekerjaan yang sifatnya repetitif relatif lebih mudah dilakukan bila dibandingkan dengan pekerjaan yang non repetitif, mengingat pekerjaan yang dianalisa sudahlah given atau ditetapkan dengan pasti. HTA menjadi sebuah metode baru yang sangat membantu dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Di awal kemunculannya HTA diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang farmasi. Mengapa? Dilihat dari segi kerumitan tugasnya, operator yang bekerja pada perusahaan farmasi memiliki tugas yang cukup kompleks. Sebagai contoh misalnya saat proses peracikan formula, dibutuhkan ketelitian dan sederetan tahapan operasi yang merinci. Dengan bantuan HTA, pihak manajemen bisa melakukan penilaian terhadap kinerja operator dengan cara menilik kesesuaian pekerjaan yang sudah ditetapkan dalam hierarchical task dengan kenyataan (pekerjaan yang dilaksanakan oleh operator). Dalam beberapa kasus lain, HTA juga bisa menjadi standar prosedur operasi yang baku. Oleh karenanya dalam HTA dikenalkan istilah mengenai Analisis dan Deskripsi.

Analisis diartikan sebagai daftar prosedur yang bertujuan untuk melakukan identifikasi sumber kesalahan dan pengajuan usulan solusi dari permasalahan yang terkait. Sedangkan Deskripsi diartikan sebagai daftar tindakan yang terlibat dalam melaksanakan sebuah pekerjaan tersebut. Sekilas HTA terlihat mirip dengan metode WBS (Work Breakdown Structure) pada studi manajemen proyek. Keduanya menggunakan pekerjaan yang bentuknya memiliki struktur hirarki (terdiri dari task dan sub-task).  Hal yang membedakan keduanya antara lain: 1. WBS memiliki satuan ukuran waktu atau periode pengerjaan yang jelas, sedangkan HTA tidak; 2. WBS tidak dapat mendeteksi error pada manusia, sifatnya hanya menerangkan runtutan pelaksanaan, sedangkan HTA mampu menerangkan keduanya; 3. Karena dapat mendeteksi error, HTA juga dilengkapi dengan rencana penanganan masalah yang dijelaskan dalam pembahasan khusus yang disebut plan.

Melalui beberapa penjelasan di atas, terbukti bahwa HTA menjadi alat analisa yang jelas terkait human performances khususnya dalam melakukan penilaian dan penanggulangan error/kesalahan pada manusia. Perlu diketahui bahwa kedalaman pembreakdownan sub task disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya, semakin banyak kebutuhan yang ingin diperinci dan dianalisa, maka tingkatan hirarki juga akan mengikuti semakin banyak. Pihak yang sebaiknya ikut terlibat dalam melakukan HTA ini merupakan semua pihak yang terkait, mulai dari pihak manajemen, supervisi selaku pengawas operator, dan operator itu sendiri.

***

About apligo

Kumpulan referensi Aplikasi Ergonomi
This entry was posted in Artikel Ergonomi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s